Update: Senin, 6 Juli 2026

BNII

PT. Bank Maybank Indonesia Tbk.

Rp 190
+1.06%
Volume
6.965 lot
MA 5
186
MA 20
186
RSI
50.00
High
190
Low
186
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
1.20%
Support (10d)
181
Resistance (10d)
191
Volume Trend (10d)
-30.2%
Score
70
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 905 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNII saat ini menunjukkan kecenderungan sideways pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.20%. Area support terdekat berada di sekitar Rp181, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp191.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 194 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 209 - 219 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 177 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda

Mengapa payout ratio sangat penting? Karena payout ratio adalah indikator utama apakah dividen yang Anda terima saat ini akan bertahan di masa depan atau justru terancam dipotong. Mari kita pahami dari dasar. Apa Itu Payout Ratio? Payout Ratio adalah persentase laba bersih perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen. Payout Ratio = (Total Dividen yang Dibagikan / Laba Bersih) x 100% Atau bisa juga dihitung per saham: Payout Ratio = (Dividen per Saham / Laba per Saham) x 100% Contoh Sederhana: Perusahaan A: Laba bersih = Rp100 miliar Dividen yang dibagikan = Rp40 miliar Payout Ratio = (40 / 100) x 100% = 40% Artinya: Dari setiap Rp100 laba yang dihasilkan perusahaan, Rp40 dibagikan ke pemegang saham sebagai dividen. Sisanya Rp60 ditahan perusahaan untuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  2. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  3. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  4. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  5. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  6. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  7. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  8. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  9. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  10. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi

TradingView Chart - BNII