Update: Senin, 5 Oktober 2026

RSCH

PT. Charlie Hospital Semarang Tbk.

Rp 560
0.00%
Volume
252.178 lot
MA 5
540
MA 20
465
RSI
88.89
High
565
Low
540
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
426
Resistance (10d)
580
Volume Trend (10d)
+7.8%
Score
70
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
63.74 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (88.9) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 10.156 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RSCH saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 88.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp426, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp580.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 571 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 616 - 644 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 521 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar

Dunia trading saham adalah salah satu lingkungan paling stres yang bisa dipilih seseorang. Grafik yang bergerak naik turun. Uang yang menguap dalam hitungan detik. Keputusan yang harus dibuat di tengah ketidakpastian. Tekanan untuk tidak salah. Dan di atas semua itu, suara di kepala yang terus-menerus berbicara: "Jual sekarang!" "Jangan jual, tunggu!" "Kamu bodoh kenapa beli di situ!" "Cepat kejar, nanti ketinggalan!" Bagi kebanyakan trader, suara di kepala itu adalah musuh terbesar. Ia lebih berbahaya daripada pasar yang bearish, lebih berbahaya daripada berita buruk, lebih berbahaya daripada kesalahan analisis sekalipun. Lalu bagaimana cara menenangkan suara itu? Bagaimana cara mengambil kendali atas pikiran Anda sendiri, bukan membiarkan pikiran mengendalikan Anda? Jawabannya mungkin terdengar asing di dunia saham yang penuh dengan grafik dan angka: meditasi. Bukan Mistis, Ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  2. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  3. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  4. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  5. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  6. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  7. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  8. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  9. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  10. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

TradingView Chart - RSCH