Update: Kamis, 20 Agustus 2026

RSCH

PT. Charlie Hospital Semarang Tbk.

Rp 328
+5.13%
Volume
237.374 lot
MA 5
315
MA 20
309
RSI
59.57
High
340
Low
310
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.55%
Support (10d)
302
Resistance (10d)
340
Volume Trend (10d)
-9.5%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
13.10 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.286 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RSCH saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp302, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp340.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 328 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 377 - 410 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 312 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa

Seorang investor sedang membandingkan dua perusahaan asuransi jiwa. Keduanya melaporkan laba bersih yang hampir sama. Keduanya memiliki rasio Price to Embedded Value (P/EV) yang mirip. Namun satu perusahaan harganya terus naik, sementara yang lain stagnan. Apa bedanya? Jawabannya terletak pada Value of New Business (VNB) —metrik yang mengukur nilai yang diciptakan dari penjualan polis asuransi baru. Perusahaan pertama memiliki VNB yang tumbuh 25% per tahun. Perusahaan kedua hanya 5%. Pasar menghargai perusahaan yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan dari polis baru, bukan hanya mengelola polis lama. Dalam artikel sebelumnya, kita membahas tentang Embedded Value (EV) —nilai dari polis yang sudah ada. Artikel ini akan membahas Value of New Business (VNB) —nilai dari polis yang baru dijual, yang merupakan mesin pertumbuhan perusahaan asuransi jiwa. Apa Itu Value...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  2. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  3. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  4. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  5. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  6. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  7. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  8. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  9. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  10. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - RSCH