Update: Selasa, 18 Agustus 2026

BANK

PT. Bank Aladin Syariah Tbk.

Rp 270
+0.75%
Volume
8.325 lot
MA 5
270
MA 20
280
RSI
31.58
High
274
Low
268
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.50%
Support (10d)
266
Resistance (10d)
282
Volume Trend (10d)
-41.7%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-4.93 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.804 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BANK saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp266, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp282.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 253 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor pemula adalah meniru strategi dan pilihan saham orang lain tanpa mempertimbangkan profil risiko diri sendiri. Padahal, apa yang cocok untuk seorang trader muda lajang belum tentu cocok untuk seorang ibu rumah tangga dengan tanggungan anak atau seorang pensiunan. Dalam dunia investasi, portofolio umumnya dibagi menjadi tiga kategori besar berdasarkan tingkat risiko dan potensi imbal hasil: Agresif, Moderat, dan Konservatif. Ketiganya bukan soal benar atau salah, melainkan soal kesesuaian dengan profil Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan ketiga tipe portofolio tersebut, termasuk contoh alokasi aset, karakteristik investor yang cocok, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengapa Profil Risiko Itu Penting? Sebelum membangun rumah, Anda harus tahu tanahnya keras atau lunak. Sebelum berinvestasi, Anda harus tahu seberapa besar Anda...

Artikel menarik lainnya:

  1. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  2. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  3. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  4. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  5. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  6. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  7. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  8. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  9. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  10. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham

TradingView Chart - BANK