Update: Senin, 5 Oktober 2026

SMGR

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 1.520
+1.00%
Volume
63.448 lot
MA 5
1.494
MA 20
1.590
RSI
43.30
High
1.525
Low
1.495
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.60%
Support (10d)
1.435
Resistance (10d)
1.620
Volume Trend (10d)
-31.3%
Score
30
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
1.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.802 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMGR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.435, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.620.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.363 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin

Dalam dunia medis, kecanduan identik dengan narkoba, alkohol, atau judi. Namun, tahukah Anda bahwa trading saham secara psikologis dapat memicu mekanisme kecanduan yang hampir sama persis? Banyak investor ritel yang tidak menyadari bahwa mereka tidak lagi berinvestasi secara rasional—melainkan sedang "mengejar dopamin". Gejalanya klasik: bolak-balik membuka aplikasi trading setiap beberapa menit, merasakan euforia saat harga naik, lalu frustrasi berat saat turun, namun tetap tidak bisa berhenti. Fenomena ini dikenal dalam neurosains sebagai dopamine-driven trading addiction atau gangguan kecanduan dopamin dalam perdagangan saham. Apa Itu Dopamin dan Mengapa Berbahaya? Dopamin adalah neurotransmitter di otak yang bertanggung jawab atas rasa senang, motivasi, dan penghargaan. Secara evolusi, dopamin membuat kita ingin mengulangi perilaku yang mendatangkan keuntungan (makan, berhubungan sosial, meraih target). Namun, sistem dopamin dapat dibajak oleh reward...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  3. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  4. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  5. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  6. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  7. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  8. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  9. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  10. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish

TradingView Chart - SMGR