Update: Kamis, 8 Oktober 2026

BATR

PT. Benteng Api Technic Tbk.

Rp 92
-2.13%
Volume
26.163 lot
MA 5
93
MA 20
92
RSI
52.17
High
96
Low
90
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.38%
Support (10d)
85
Resistance (10d)
98
Volume Trend (10d)
+72.6%
Score
80
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.13 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 61 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BATR saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.38%. Area support terdekat berada di sekitar Rp85, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp98.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 92 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 106 - 115 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 87 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?

Jika stock split (pemecahan saham) umumnya disambut gembira oleh pasar, maka reverse stock split sering kali justru menimbulkan kewaspadaan. Banyak investor menghindari saham yang melakukan reverse split karena menganggapnya sebagai sinyal buruk. Namun, benarkah selalu demikian? Apakah ada situasi di mana reverse stock split merupakan langkah strategis yang tepat? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang reverse stock split: definisi, mekanisme, alasan perusahaan melakukannya, serta bagaimana seharusnya sikap investor yang bijak. Apa Itu Reverse Stock Split? Reverse stock split adalah kebalikan dari stock split biasa. Dalam aksi ini, perusahaan menggabungkan beberapa lembar saham lama menjadi satu lembar saham baru dengan nilai nominal yang lebih tinggi. Jumlah lembar saham yang Anda miliki akan berkurang, sementara harga per lembar saham akan naik secara proporsional. Sekali lagi, total...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  2. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  3. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  4. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  5. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  6. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  7. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  8. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  9. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  10. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

TradingView Chart - BATR