Update: Selasa, 18 Agustus 2026

INAI

PT. Indal Aluminium Industry Tbk.

Rp 175
+1.74%
Volume
11.750 lot
MA 5
174
MA 20
174
RSI
45.95
High
180
Low
171
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.85%
Support (10d)
168
Resistance (10d)
190
Volume Trend (10d)
-87.3%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
35.66 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (46.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INAI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.85%. Area support terdekat berada di sekitar Rp168, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp190.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 168, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak

Dalam dunia saham, tidak ada investor yang kebal terhadap kerugian. Saham yang Anda beli dengan penuh keyakinan tiba-tiba anjlok karena krisis ekonomi, kesalahan manajemen emiten, atau sentimen negatif pasar. Rasanya sakit, baik secara finansial maupun emosional. Namun, tahukah Anda bahwa kerugian saham tersebut bisa menjadi senjata rahasia untuk mengurangi beban pajak Anda? Strategi ini bernama Tax-Loss Harvesting – sebuah praktik yang sudah umum digunakan oleh investor cerdas di pasar maju, namun masih jarang diketahui dan dimanfaatkan oleh investor ritel di Indonesia. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu tax-loss harvesting, bagaimana cara kerjanya dalam konteks saham yang rugi, aturan pajak yang berlaku di Indonesia, serta langkah-langkah praktis menerapkannya tanpa melanggar regulasi. Apa Itu Tax-Loss Harvesting? Tax-Loss Harvesting adalah strategi menjual aset (dalam hal ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  2. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  3. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  4. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  5. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  6. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  7. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  8. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  9. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  10. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis

TradingView Chart - INAI