Update: Senin, 5 Oktober 2026

INAI

PT. Indal Aluminium Industry Tbk.

Rp 157
+3.29%
Volume
28.824 lot
MA 5
153
MA 20
169
RSI
37.31
High
170
Low
152
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.75%
Support (10d)
137
Resistance (10d)
202
Volume Trend (10d)
-57.1%
Score
45
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-12.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (37.3)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INAI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp137, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp202.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 137, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rounding Top sebagai pola pembalikan bearish yang berbentuk kubah, kini saatnya mengenal saudaranya yang berada di sisi sebaliknya: Rounding Bottom, yang juga dikenal sebagai Saucer (piring) atau Bow (mangkuk). Rounding Bottom adalah kebalikan dari Rounding Top. Jika Rounding Top berbentuk kubah terbalik (seperti huruf "n"), maka Rounding Bottom berbentuk mangkuk atau piring (seperti huruf "u"). Pola ini menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari kepanikan menjadi apatis, lalu menjadi optimisme yang perlahan-lahan membangun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Bottom? Rounding Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini berbentuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  2. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  3. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  4. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  5. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  6. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  7. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  8. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  9. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  10. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor

TradingView Chart - INAI