Update: Jumat, 22 Mei 2026

TRIO

PT. Trikomsel Oke Tbk.

Rp 426
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
426
MA 20
426
RSI
100.00
High
-
Low
-

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior

Dalam dunia factor investing, satu nama yang tidak bisa dilewatkan adalah Cliff Asness — pendiri dan CIO dari AQR Capital Management, salah satu hedge fund terbesar di dunia. Asness adalah murid langsung dari Eugene Fama (bapak efficient market hypothesis) dan telah mendedikasikan karirnya untuk meneliti dan menerapkan factor investing secara sistematis. Kontribusi terbesar Asness adalah multi-factor portfolio: gagasan bahwa alih-alih mengandalkan satu faktor (misalnya value atau momentum saja), investor sebaiknya menggabungkan beberapa faktor yang terbukti secara empiris, terutama value dan momentum, karena keduanya saling melengkapi dengan sempurna. Artikel ini akan membahas filosofi, bukti empiris, dan cara menerapkan multi-factor portfolio ala Asness untuk portofolio Anda. Siapa Cliff Asness dan Mengapa Pendapatnya Penting? Cliff Asness adalah seorang akademisi sekaligus praktisi keuangan. Ia meraih Ph.D. di bidang keuangan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  2. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  3. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  4. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  5. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  6. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  7. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  8. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  9. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  10. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

TradingView Chart - TRIO