Update: Senin, 5 Oktober 2026

TRIO

PT. Trikomsel Oke Tbk.

Rp 426
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
426
MA 20
426
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

Di antara puluhan indikator volume yang tersedia, sebagian besar hanya memperlakukan volume sebagai satu kesatuan: berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, pendekatan ini memiliki kelemahan mendasar. Volume tidak membedakan apakah transaksi tersebut terjadi karena tekanan beli atau tekanan jual. Klinger Oscillator hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Dikembangkan oleh Stephen Klinger pada akhir 1990-an, indikator ini tidak hanya mengukur volume, tetapi juga membedakan antara volume yang mendorong harga naik dan volume yang mendorong harga turun. Lebih dari itu, Klinger Oscillator juga membandingkan pergerakan volume jangka pendek dengan jangka panjang, mirip seperti cara kerja MACD tetapi dengan volume sebagai bahannya. Apa Itu Klinger Oscillator? Klinger Oscillator adalah indikator volume yang menghitung akumulasi volume berdasarkan arah pergerakan harga, kemudian membandingkan rata-rata jangka pendek dengan rata-rata jangka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  2. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  3. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  4. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  5. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  6. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  7. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  8. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  9. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  10. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar

TradingView Chart - TRIO