Update: Jumat, 22 Mei 2026

BBCA

PT. Bank Central Asia Tbk.

Rp 5.900
-0.84%
Volume
2.889.197 lot
MA 5
5.980
MA 20
6.060
RSI
45.95
High
5.975
Low
5.825

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.55%
Support (10d)
5.825
Resistance (10d)
6.425
Volume Trend (10d)
-6.0%
Score
25
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.59 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -339.227 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBCA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp5.825, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.425.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 5.534 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula

Dalam dunia investasi saham, Anda pasti sering mendengar istilah "laba perusahaan". Tapi tahukah Anda bahwa laba itu tidak hanya satu macam? Ada laba operasional dan ada laba bersih. Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki makna yang sangat berbeda. Mari kita pahami dari dasar. Mengapa Penting Memahami Jenis Laba? Sebelum membeli saham, investor ingin tahu: "Sehat tidak sih perusahaan ini?" Jawabannya terletak pada laporan laba rugi. Namun, jika Anda hanya melihat angka laba bersih tanpa memahami komponennya, Anda bisa tertipu. Contoh: Sebuah perusahaan tahun ini labanya naik 300%. Hebat? Belum tentu. Bisa jadi karena menjual anak usaha atau gedung, bukan karena bisnis utamanya membaik. Di sinilah pentingnya memahami laba operasional vs laba bersih. Apa Itu Laba Operasional? Laba Operasional adalah laba yang dihasilkan dari kegiatan utama atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  2. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  3. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  4. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  5. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  6. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  7. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  8. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  9. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  10. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet

TradingView Chart - BBCA