Update: Selasa, 9 Juni 2026

BBCA

PT. Bank Central Asia Tbk.

Rp 5.150
+6.19%
Volume
7.728.980 lot
MA 5
5.205
MA 20
5.813
RSI
29.35
High
5.150
Low
4.820
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.04%
Support (10d)
4.820
Resistance (10d)
6.175
Volume Trend (10d)
+197.5%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-20.77 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.4) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.228.973 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBCA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.820, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.175.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 4.820, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?

Ketika Anda meminjam uang di bank, Anda tahu persis bunganya: 10% per tahun. Ketika Anda menggunakan uang sendiri untuk berinvestasi, Anda mungkin membayangkan "biaya" berupa keuntungan yang hilang jika uang itu didepositokan. Perusahaan juga menghadapi situasi serupa, tetapi lebih kompleks. Perusahaan mendanai operasinya dari dua sumber utama: utang (pinjaman bank, obligasi) dan ekuitas (saham yang Anda beli). Masing-masing memiliki biaya. Rata-rata tertimbang dari kedua biaya inilah yang disebut Weighted Average Cost of Capital (WACC). Bagi investor saham, memahami WACC adalah kunci untuk menilai apakah sebuah perusahaan menciptakan atau menghancurkan nilai. Artikel ini akan membedah apa itu WACC, bagaimana cara menghitungnya secara praktis, serta bagaimana menggunakannya untuk keputusan beli atau jual saham. Apa Itu WACC? WACC adalah tingkat pengembalian minimum yang harus dihasilkan perusahaan dari seluruh...

Artikel menarik lainnya:

  1. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  2. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  3. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  4. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  5. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  6. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  7. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  8. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  9. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  10. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga

TradingView Chart - BBCA