Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BBCA

PT. Bank Central Asia Tbk.

Rp 6.400
+1.59%
Volume
677.498 lot
MA 5
6.345
MA 20
6.343
RSI
47.06
High
6.400
Low
6.300
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.07%
Support (10d)
6.200
Resistance (10d)
6.475
Volume Trend (10d)
-37.0%
Score
85
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
3.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 84.724 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBCA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp6.200, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.475.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 6.400 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 7.360 - 8.000 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 6.080 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor

Ketika Anda membaca neraca sebuah perusahaan, sebagian besar aset yang terlihat bersifat fisik: kas, persediaan, pabrik, mesin, dan tanah. Namun di era modern ini, banyak perusahaan terutama di sektor teknologi, farmasi, dan consumer goods memiliki aset yang tidak bisa disentuh atau dilihat secara fisik, namun nilainya sangat signifikan bahkan melebihi aset fisiknya. Aset-aset tak terlihat ini disebut Intangible Asset (Aset Tidak Berwujud), dan salah satu komponen terbesarnya adalah Goodwill. Pertanyaannya: Apakah aset tak terlihat ini benar-benar bernilai sebesar yang tercatat di neraca? Ataukah hanya angka di kertas yang suatu saat bisa lenyap dan menghancurkan laba perusahaan? Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Goodwill dan Intangible Asset, serta bagaimana investor cerdas menganalisisnya untuk menghindari jebakan. Apa Itu Intangible Asset? Intangible Asset adalah aset yang tidak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  2. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  3. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  4. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  5. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  6. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  7. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  8. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  9. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  10. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun

TradingView Chart - BBCA