Update: Senin, 7 September 2026

SAPX

PT. Satria Antaran Prima Tbk.

Rp 268
-1.47%
Volume
13.209 lot
MA 5
262
MA 20
227
RSI
74.14
High
286
Low
252
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.53%
Support (10d)
210
Resistance (10d)
336
Volume Trend (10d)
+1,915.1%
Score
70
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
22.94 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (74.1) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 534 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SAPX saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 74.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp210, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp336.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 273 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 295 - 308 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 249 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu

Salah satu tantangan terbesar dalam investasi saham adalah menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli. Harga bisa naik turun setiap hari, dan kekhawatiran membeli di puncak atau melewatkan murah sering membuat investor ragu-ragu. Dollar Cost Averaging (DCA) hadir sebagai solusi sederhana namun sangat efektif untuk mengatasi masalah ini. Apa Itu Dollar Cost Averaging? DCA adalah strategi investasi dengan menyisihkan sejumlah uang yang tetap secara berkala (misalnya bulanan) untuk membeli aset yang sama, terlepas dari naik atau turunnya harga. Dengan kata lain, Anda tidak berusaha menebak waktu pasar (market timing), tetapi konsisten membeli dalam jangka panjang. Contoh sederhana: Anda menyisihkan Rp1.000.000 setiap bulan untuk membeli saham perusahaan A. Saat harga sedang mahal, Anda mendapat unit lebih sedikit. Saat harga murah, Anda mendapat unit lebih banyak. Rata-rata...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  2. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  3. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan
  4. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  5. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  6. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  7. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  8. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  9. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  10. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish

TradingView Chart - SAPX