Update: Kamis, 11 Juni 2026

SAPX

PT. Satria Antaran Prima Tbk.

Rp 206
-12.71%
Volume
4.052 lot
MA 5
209
MA 20
216
RSI
39.17
High
236
Low
206
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.56%
Support (10d)
180
Resistance (10d)
240
Volume Trend (10d)
+68.7%
Score
25
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-16.94 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -18 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SAPX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.56%. Area support terdekat berada di sekitar Rp180, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp240.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 171 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya

Dalam setiap perjalanan trading saham, ada satu keterampilan yang lebih penting daripada kemampuan memilih saham yang tepat. Keterampilan itu adalah kemampuan untuk mengakui kesalahan dan keluar dengan teratur. Cut loss, atau menjual saham saat mengalami kerugian, seringkali terasa seperti sebuah kegagalan. Padahal, bagi trader profesional, cut loss adalah bentuk sukses yang paling mendasar. Ia adalah pengakuan bahwa Anda disiplin, bahwa Anda masih hidup, dan bahwa Anda bisa bertarung di lain hari. Namun, tidak semua cut loss diciptakan sama. Cut loss yang terlalu cepat membuat Anda kehilangan peluang. Cut loss yang terlalu lambat mengubah luka gores menjadi luka sayat. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memotong kerugian? Dan bagaimana cara melakukannya dengan benar? Mengapa Cut Loss Terasa Begitu Sulit? Sebelum membahas teknis, penting untuk memahami hambatan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  2. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  3. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  4. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  5. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  6. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  7. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  8. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  9. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  10. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

TradingView Chart - SAPX