Update: Senin, 6 Juli 2026

KEEN

PT. Kencana Energi Lestari Tbk.

Rp 825
-1.20%
Volume
78.920 lot
MA 5
820
MA 20
825
RSI
36.84
High
840
Low
820
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.15%
Support (10d)
795
Resistance (10d)
860
Volume Trend (10d)
-15.3%
Score
60
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-5.17 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (36.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.253 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KEEN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp795, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp860.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 842 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 908 - 949 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 767 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham

"Semua orang beli, saya juga beli." "Teman-teman di grup pada jual, saya ikut jual saja." "Lihat tuh, harga naik terus. Pasti ada sesuatu yang mereka tahu yang saya tidak tahu." Pernahkah Anda merasakan dorongan kuat untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh mayoritas investor lain, tanpa benar-benar memahami alasannya? Jika ya, Anda sedang mengalami herding behavior—fenomena di mana seseorang mengikuti perilaku kerumunan (herd) meskipun bertentangan dengan analisis atau keyakinan pribadinya. Apa Itu Herding Behavior? Herding behavior adalah kecenderungan individu untuk meniru tindakan sekelompok orang yang lebih besar, terutama dalam situasi yang tidak pasti. Dalam konteks pasar saham, ini berarti investor membeli atau menjual saham bukan berdasarkan analisis fundamental atau teknis, melainkan karena "orang lain juga melakukannya". Fenomena ini bukanlah hal baru. Dalam sejarah pasar modal, herding...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  2. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  3. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  4. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  5. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  6. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  7. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  8. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  9. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  10. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak

TradingView Chart - KEEN