Update: Kamis, 11 Juni 2026

BBRI

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 2.850
-1.04%
Volume
4.655.958 lot
MA 5
2.770
MA 20
2.990
RSI
42.40
High
2.960
Low
2.780
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.42%
Support (10d)
2.540
Resistance (10d)
3.150
Volume Trend (10d)
+141.9%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-9.81 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (42.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.206.754 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBRI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.540, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.413 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

Dalam dunia saham, perusahaan asuransi sering dianggap sebagai kotak hitam yang rumit. Ada premi, klaim, cadangan, investasi, reasuransi, dan berbagai istilah teknis yang membuat investor pemula pusing. Namun, di tengah semua kerumitan itu, ada satu konsep fundamental yang menjadi jantung dari bisnis asuransi: Underwriting Profit. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu rasio underwriting profit, mengapa ia lebih penting daripada sekadar laba bersih, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat seleksi saham asuransi berkualitas. Apa Itu Underwriting Profit? Underwriting Profit adalah laba yang dihasilkan perusahaan asuransi dari aktivitas intinya, yaitu mengambil alih risiko dari nasabah. Secara sederhana, ini adalah selisih antara premi yang diterima dengan seluruh biaya yang terkait dengan pengelolaan risiko tersebut (klaim dan biaya operasional). Sementara itu, Rasio Underwriting Profit (atau sering disebut Underwriting...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  2. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  3. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  4. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  5. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  6. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  7. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  8. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  9. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  10. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda

TradingView Chart - BBRI