Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BBRI

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 3.140
+1.95%
Volume
1.561.203 lot
MA 5
3.106
MA 20
3.045
RSI
65.96
High
3.140
Low
3.090
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
3.030
Resistance (10d)
3.160
Volume Trend (10d)
-10.4%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
12.95 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 158.268 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BBRI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.030, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.160.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 3.140 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 3.611 - 3.925 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 2.983 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham

Pasar saham tidak pernah benar-benar tidur. Mulai dari berita korporasi setelah jam tutup, laporan laba sebelum pasar buka, hingga pergerakan futures di akhir pekan. Banyak investor merasa harus selalu on — terus memantau, terus memperbarui, terus waspada. Namun ada satu strategi yang paling diremehkan namun paling terbukti menjaga kesehatan mental investor jangka panjang: mengambil libur total dari pasar saham secara berkala. Artikel ini bukan tentang hari libur bursa resmi seperti hari raya atau tahun baru. Ini tentang market holiday yang Anda ciptakan sendiri — waktu sengaja di mana Anda tidak membaca berita pasar, tidak membuka grafik, tidak mengecek portofolio, dan tidak melakukan transaksi apapun. Mengapa Investor Sulit Mengambil Libur dari Pasar? Sebelum membahas manfaatnya, kita harus memahami mengapa begitu banyak orang merasa bersalah atau cemas...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  2. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  3. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  4. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  5. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  6. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  7. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  8. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  9. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  10. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?

TradingView Chart - BBRI