Update: Senin, 5 Oktober 2026

SOLA

PT. Xolare RCR Energy Tbk.

Rp 74
+2.78%
Volume
14.820 lot
MA 5
73
MA 20
83
RSI
25.00
High
76
Low
72
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.05%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
89
Volume Trend (10d)
+31.0%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-20.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -301 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SOLA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp89.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 65, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula

Banyak investor pemula yang fokus pada harga saham dan potensi keuntungan, tetapi lupa memperhitungkan biaya transaksi. Padahal, biaya-biaya ini bisa cukup signifikan dan memengaruhi keuntungan bersih Anda, terutama jika Anda sering melakukan trading (jual-beli) dalam jumlah kecil. Artikel ini akan membahas secara lengkap semua biaya yang terkait dengan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), mulai dari saat beli, saat jual, hingga kewajiban pajak. Dengan memahami biaya ini, Anda bisa menghitung secara akurat berapa keuntungan riil yang Anda peroleh. Mengapa Biaya Transaksi Saham Penting untuk Dipahami? Bayangkan Anda membeli saham seharga Rp1.000.000 dan menjualnya di harga Rp1.100.000. Selisihnya Rp100.000 (10%) terlihat menguntungkan. Namun, setelah dipotong berbagai biaya, bisa jadi keuntungan bersih Anda hanya Rp80.000 atau bahkan lebih kecil. Jika Anda trading dalam jumlah kecil (misal...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  2. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  3. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  4. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  5. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  6. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  7. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  8. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  9. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  10. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

TradingView Chart - SOLA