Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SOLA

PT. Xolare RCR Energy Tbk.

Rp 93
+3.33%
Volume
562.306 lot
MA 5
90
MA 20
96
RSI
37.84
High
103
Low
91
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.90%
Support (10d)
87
Resistance (10d)
106
Volume Trend (10d)
+248.7%
Score
70
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (37.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 865 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SOLA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp87, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp106.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 95 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 102 - 107 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 86 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula

Saat pertama kali membuka aplikasi trading saham, mata Anda akan disuguhi berbagai istilah asing yang bertebaran di layar. Dua yang paling membingungkan biasanya adalah Bid dan Offer (atau Ask), lalu diikuti oleh Last dan Volume. Memahami keempat istilah ini bukanlah pilihan, melainkan keharusan mutlak sebelum Anda melakukan transaksi jual beli saham yang sebenarnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam arti dari Bid, Offer, Last, dan Volume, bagaimana cara membacanya, serta strategi sederhana menggunakan keempat istilah ini untuk mengambil keputusan yang lebih cerdas di pasar saham. Bagian 1: Bid (Harga Beli Tertinggi) Apa Itu Bid? Bid adalah harga tertinggi yang bersedia dibayarkan oleh seorang pembeli untuk membeli suatu saham pada saat itu juga. Singkatnya, ini adalah tawaran harga beli terbaik dari para calon pembeli yang sedang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  2. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  3. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  4. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  5. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  6. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  7. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  8. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  9. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  10. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda

TradingView Chart - SOLA