Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KBLI

PT. KMI Wire & Cable Tbk.

Rp 330
+2.48%
Volume
17.055 lot
MA 5
324
MA 20
326
RSI
58.82
High
332
Low
320
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.72%
Support (10d)
318
Resistance (10d)
336
Volume Trend (10d)
+9.2%
Score
80
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
4.43 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.717 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KBLI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp318, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp336.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 330 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 380 - 413 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 314 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi

Dalam perjalanan berinvestasi di pasar saham, setiap investor pada akhirnya akan menghadapi satu pertanyaan besar yang tak pernah usang: Mengapa harga saham bisa berbeda jauh dari nilai fundamental perusahaan? Ada kalanya saham dengan laba hancur justru melambung, sementara saham dengan kinerja cemerlang terpuruk. Ada masa ketika seluruh analisis fundamental menunjukkan sinyal beli yang kuat, namun harga terus turun. Dan sebaliknya, ketika semua indikator sudah merah (overvalued), pasar tetap bullish selama bertahun-tahun. Artikel ini adalah analisis final yang merangkum seluruh perdebatan klasik antara fundamental (nilai intrinsik perusahaan) dan harga pasar (apa yang bersedia dibayar oleh publik). Kita akan membahas mengapa keduanya kerap tidak sinkron, siapa yang "benar" dalam jangka panjang, dan bagaimana investor cerdas memanfaatkan kesenjangan ini. Dua Dunia yang Berbeda Pada dasarnya, fundamental dan harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  2. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  3. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  4. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  5. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  6. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  7. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  8. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  9. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  10. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

TradingView Chart - KBLI