Update: Senin, 5 Oktober 2026

NASI

PT. Wahana Inti Makmur Tbk.

Rp 177
-4.84%
Volume
107.363 lot
MA 5
184
MA 20
197
RSI
52.68
High
190
Low
176
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.76%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
364
Volume Trend (10d)
+116.4%
Score
45
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
21.23 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.326 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NASI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.76%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp364.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 0, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Rounding Top sebagai pola pembalikan bearish yang berbentuk kubah, kini saatnya mengenal saudaranya yang berada di sisi sebaliknya: Rounding Bottom, yang juga dikenal sebagai Saucer (piring) atau Bow (mangkuk). Rounding Bottom adalah kebalikan dari Rounding Top. Jika Rounding Top berbentuk kubah terbalik (seperti huruf "n"), maka Rounding Bottom berbentuk mangkuk atau piring (seperti huruf "u"). Pola ini menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari kepanikan menjadi apatis, lalu menjadi optimisme yang perlahan-lahan membangun. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Bottom? Rounding Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terbentuk di akhir tren turun (downtrend). Pola ini berbentuk...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  2. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  3. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  4. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  5. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  6. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  7. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  8. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  9. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  10. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung

TradingView Chart - NASI