Update: Selasa, 9 Juni 2026

BOLA

PT. Bali Bintang Sejahtera Tbk.

Rp 126
+9.57%
Volume
12.771 lot
MA 5
131
MA 20
156
RSI
23.38
High
126
Low
112
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.65%
Support (10d)
112
Resistance (10d)
162
Volume Trend (10d)
+105.4%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-27.17 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -155 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOLA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.65%. Area support terdekat berada di sekitar Rp112, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp162.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 106 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga

Dalam analisis teknikal tradisional, volume hanya ditampilkan sebagai batang vertikal di bagian bawah chart. Anda bisa melihat berapa banyak saham yang diperdagangkan dalam suatu periode, tetapi Anda tidak tahu di level harga mana transaksi tersebut paling banyak terjadi. Volume Profile mengubah semua itu. Ia memecah volume berdasarkan level harga, menciptakan semacam "peta kepadatan" yang menunjukkan area-area dengan aktivitas perdagangan tertinggi dan terendah. Dalam peta tersebut, ada dua konsep kunci yang wajib Anda pahami: High Volume Node (HVN) dan Low Volume Node (LVN). High node adalah area di mana volume sangat terkonsentrasi—seperti kota padat penduduk. Low node adalah area di mana volume sangat sedikit—seperti padang pasir yang sepi. Memahami kedua node ini akan mengubah cara Anda melihat support, resistance, breakout, dan target harga. Anda tidak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  2. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  3. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  4. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  5. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  6. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  7. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  8. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  9. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  10. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka

TradingView Chart - BOLA