Update: Kamis, 15 Oktober 2026

NZIA

PT. Nusantara Almazia Tbk.

Rp 136
-2.16%
Volume
28.523 lot
MA 5
142
MA 20
152
RSI
34.88
High
140
Low
132
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.40%
Support (10d)
131
Resistance (10d)
158
Volume Trend (10d)
-62.1%
Score
10
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-21.84 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.192 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NZIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp131, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp158.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 124 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

Setelah mempelajari PBV (Price to Book Value), ada satu rasio lain yang tidak kalah penting dan paling sering digunakan oleh investor saham di seluruh dunia, yaitu PER atau Price to Earnings Ratio. Jika PBV mengukur harga saham terhadap aset, maka PER mengukur harga saham terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Mari kita bahas dengan cara yang paling sederhana. Apa Itu PER? Price to Earnings Ratio (PER) adalah rasio yang membandingkan harga saham sebuah perusahaan dengan laba bersih yang dihasilkan perusahaan tersebut per lembar saham. Sederhananya, PER menjawab pertanyaan: “Berapa tahun waktu yang dibutuhkan bagi perusahaan untuk mengembalikan investasi saya melalui laba yang dihasilkan, jika laba tersebut tidak berubah?” Price (Harga): Harga saham di pasar saat ini. Earnings (Laba): Laba bersih perusahaan per lembar saham (EPS/Earning per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  2. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  3. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  4. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  5. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  6. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  7. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  8. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  9. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  10. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

TradingView Chart - NZIA