Update: Rabu, 10 Juni 2026

NZIA

PT. Nusantara Almazia Tbk.

Rp 177
-7.33%
Volume
292.117 lot
MA 5
210
MA 20
166
RSI
54.65
High
194
Low
166
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
8.58%
Support (10d)
115
Resistance (10d)
316
Volume Trend (10d)
+173.4%
Score
80
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-1.67 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (54.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 10.250 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NZIA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 54.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 8.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp115, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp316.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 177 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 204 - 221 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 168 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor

Dari semua metode valuasi saham, Discounted Cash Flow (DCF) mungkin yang paling teoritis, paling rumit, tapi juga paling dihormati oleh para value investor kelas dunia. Warren Buffett sendiri sering menyebut bahwa nilai intrinsik sebuah perusahaan adalah diskonto dari seluruh arus kas masa depan yang bisa dihasilkan. Namun, DCF juga sering dianggap "terlalu rumit" untuk pemula. Padahal, konsep dasarnya sangat sederhana. Mari kita pahami step by step. Apa Itu Discounted Cash Flow (DCF)? Discounted Cash Flow (DCF) adalah metode untuk menghitung nilai intrinsik (nilai wajar) sebuah perusahaan berdasarkan proyeksi arus kas yang akan dihasilkan di masa depan, yang kemudian didiskontokan ke nilai saat ini. Sederhananya, DCF menjawab pertanyaan: "Berapa nilai perusahaan hari ini, jika kita memperhitungkan seluruh uang yang akan dihasilkannya di masa depan?" Konsep Dasar:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  2. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  3. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  4. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  5. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  6. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  7. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  8. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  9. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  10. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda

TradingView Chart - NZIA