Update: Jumat, 22 Mei 2026

HRUM

PT. Harum Energy Tbk.

Rp 790
+11.27%
Volume
383.129 lot
MA 5
766
MA 20
921
RSI
23.81
High
805
Low
685

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.40%
Support (10d)
675
Resistance (10d)
1.010
Volume Trend (10d)
+123.3%
Score
90
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-21.39 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (23.8) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 34.864 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HRUM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp675, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.010.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 790 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 909 - 988 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 751 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi

Pernahkah Anda menerima dividen dari saham yang Anda miliki, lalu tidak tahu harus diapakan? Uangnya relatif kecil, tidak cukup untuk membeli saham baru, atau Anda malas memindahkannya dari rekening efek ke rekening bank? Atau mungkin Anda ingin memaksimalkan keuntungan jangka panjang tetapi tidak ingin repot membeli saham secara manual setiap kali dividen turun? Solusinya adalah Dividen Reinvestment Plan, atau disingkat DRIP. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang DRIP: apa itu, bagaimana cara kerjanya, kelebihan dan kekurangan, serta apakah strategi ini cocok untuk Anda. Apa Itu DRIP (Dividend Reinvestment Plan)? DRIP (Dividend Reinvestment Plan) adalah program yang memungkinkan investor menggunakan dividen tunai yang diterima dari suatu saham untuk secara otomatis membeli saham tambahan dari perusahaan yang sama, tanpa melalui proses manual dan seringkali tanpa biaya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  2. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  3. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  4. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  5. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  6. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  7. Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang
  8. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  9. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  10. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham

TradingView Chart - HRUM