Update: Selasa, 9 Juni 2026

BPTR

PT. Batavia Prosperindo Trans Tbk.

Rp 70
+2.94%
Volume
9.853 lot
MA 5
68
MA 20
77
RSI
38.60
High
72
Low
65
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.81%
Support (10d)
58
Resistance (10d)
75
Volume Trend (10d)
-94.1%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-22.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 951 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BPTR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp58, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp75.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 75 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 83, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 58 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan

Di antara sekian banyak pos dalam laporan keuangan, piutang pihak berelasi adalah salah satu yang paling sering diabaikan oleh investor ritel. Ia biasanya tersembunyi di antara baris "piutang usaha" atau disajikan sebagai pos terpisah dengan angka yang tampak tidak signifikan. Namun, di balik angka itu, bisa tersimpan risiko besar: penyaluran dana tanpa pengawasan, potensi kecurangan, hingga pengurasan aset perusahaan secara sistematis. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu piutang pihak berelasi, mengapa ini bisa menjadi bom waktu, bagaimana mendeteksinya, serta langkah konkret yang harus Anda ambil sebagai investor. 1. Apa Itu Piutang Pihak Berelasi? Pihak berelasi adalah pihak yang memiliki hubungan istimewa dengan perusahaan, baik melalui kepemilikan, pengelolaan, atau hubungan keluarga. Definisi ini mencakup: Pemegang saham utama (biasanya >20% kepemilikan) Direksi dan komisaris serta anggota...

Artikel menarik lainnya:

  1. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  2. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  3. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  4. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  5. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  6. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  7. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  8. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  9. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  10. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga

TradingView Chart - BPTR