Update: Rabu, 10 Juni 2026

TYRE

PT. King Tire Indonesia Tbk.

Rp 104
+0.97%
Volume
899 lot
MA 5
101
MA 20
109
RSI
33.33
High
105
Low
93
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.25%
Support (10d)
90
Resistance (10d)
115
Volume Trend (10d)
-61.9%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-10.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.011 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TYRE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp90, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp115.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 115 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 127, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 90 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana

Saat Anda mulai membaca berita tentang saham atau membuka aplikasi trading, pasti sering menemukan istilah "market cap" disingkat menjadi "kapitalisasi pasar". Misalnya, "BBCA memiliki market cap Rp 1.100 triliun" atau "Saham dengan market cap kecil lebih volatil". Apa sebenarnya market cap itu, mengapa angka ini sangat penting bagi investor, dan bagaimana cara menggunakannya untuk memilah saham? Artikel ini akan membahas market cap dari dasar: pengertian sederhana, cara menghitung, kategori ukuran perusahaan, hingga bagaimana Anda sebagai investor pemula bisa memanfaatkan informasi ini untuk menyusun portofolio yang sesuai dengan profil risiko Anda. Apa Itu Market Cap? Market Cap (Market Capitalization) atau Kapitalisasi Pasar adalah total nilai pasar dari seluruh saham yang beredar dari suatu perusahaan. Dengan kata lain, market cap adalah "harga" yang harus dibayar seseorang jika...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  2. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  3. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  4. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  5. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  6. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  7. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  8. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  9. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  10. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish

TradingView Chart - TYRE