Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BREN

PT. Barito Renewables Energy Tbk.

Rp 3.450
0.00%
Volume
254.445 lot
MA 5
3.530
MA 20
3.441
RSI
56.76
High
3.550
Low
3.430
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.82%
Support (10d)
3.250
Resistance (10d)
3.940
Volume Trend (10d)
+68.2%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
5.18 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -57.284 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BREN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.82%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.940.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 3.940 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 4.334, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 3.250 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang

Dua orang trader memiliki track record yang sangat berbeda. Trader A menang 7 kali dari 10 transaksi (win rate 70%). Namun setiap kemenangannya kecil (hanya 5%), sementara setiap kekalahannya besar (minus 20%). Hasil akhir 10 transaksi: untung 7×5% = 35%, rugi 3×20% = 60%. Net: -25%. Ia merugi meskipun menang 7 kali. Trader B hanya menang 4 kali dari 10 transaksi (win rate 40%). Namun setiap kemenangannya besar (20%), sementara setiap kekalahannya kecil (minus 5%). Hasil akhir 10 transaksi: untung 4×20% = 80%, rugi 6×5% = 30%. Net: +50%. Ia untung meskipun hanya menang 4 dari 10 kali. Apa yang membedakan mereka? Bukan win rate (persentase kemenangan), tetapi reward to risk ratio (rasio antara keuntungan rata-rata dan kerugian rata-rata). Artikel ini akan membahas secara mendalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  2. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  3. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  4. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  6. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  7. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  8. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  9. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?
  10. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah

TradingView Chart - BREN