Update: Senin, 5 Oktober 2026

FISH

PT. FKS Multi Agro Tbk.

Rp 590
-2.48%
Volume
484 lot
MA 5
598
MA 20
637
RSI
25.00
High
615
Low
570
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.23%
Support (10d)
550
Resistance (10d)
725
Volume Trend (10d)
-72.3%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-3.28 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FISH saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp550, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp725.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 725 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 798, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 550 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir

Dalam dunia bisnis, ada sebuah pepatah lama yang berbunyi: "Revenue is vanity, profit is sanity, but cash is reality." Pendapatan bisa dibanggakan, laba menunjukkan kewarasan, tetapi uang tunai adalah kenyataan yang sesungguhnya. Pertanyaannya: Seberapa cepat sebuah perusahaan mengubah uangnya yang diinvestasikan ke operasional menjadi uang tunai kembali? Jawabannya terletak pada Cash Conversion Cycle (CCC) atau Siklus Konversi Kas. Metrik ini merupakan salah satu indikator paling komprehensif untuk menilai efisiensi modal kerja dan manajemen arus kas sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas CCC secara mendalam dan bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Cash Conversion Cycle (CCC)? CCC mengukur berapa hari yang dibutuhkan sebuah perusahaan untuk mengubah investasinya dalam persediaan dan piutang menjadi uang tunai dari penjualan. Singkatnya, CCC adalah jarak waktu antara perusahaan membayar pemasok...

Artikel menarik lainnya:

  1. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  2. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  3. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  4. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  5. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  6. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  7. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  8. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  9. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  10. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun

TradingView Chart - FISH