Update: Senin, 6 Juli 2026

FISH

PT. FKS Multi Agro Tbk.

Rp 600
0.00%
Volume
427 lot
MA 5
584
MA 20
596
RSI
41.94
High
635
Low
590
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.55%
Support (10d)
545
Resistance (10d)
690
Volume Trend (10d)
-24.3%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-14.89 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (41.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FISH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp545, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp690.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 612 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 660 - 690 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 558 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

Di antara puluhan indikator volume yang tersedia, sebagian besar hanya memperlakukan volume sebagai satu kesatuan: berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, pendekatan ini memiliki kelemahan mendasar. Volume tidak membedakan apakah transaksi tersebut terjadi karena tekanan beli atau tekanan jual. Klinger Oscillator hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Dikembangkan oleh Stephen Klinger pada akhir 1990-an, indikator ini tidak hanya mengukur volume, tetapi juga membedakan antara volume yang mendorong harga naik dan volume yang mendorong harga turun. Lebih dari itu, Klinger Oscillator juga membandingkan pergerakan volume jangka pendek dengan jangka panjang, mirip seperti cara kerja MACD tetapi dengan volume sebagai bahannya. Apa Itu Klinger Oscillator? Klinger Oscillator adalah indikator volume yang menghitung akumulasi volume berdasarkan arah pergerakan harga, kemudian membandingkan rata-rata jangka pendek dengan rata-rata jangka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  2. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  3. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  4. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  5. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  6. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  7. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  8. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  9. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  10. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana

TradingView Chart - FISH