Update: Jumat, 4 September 2026

FISH

PT. FKS Multi Agro Tbk.

Rp 615
+0.82%
Volume
469 lot
MA 5
615
MA 20
606
RSI
66.67
High
620
Low
610
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.81%
Support (10d)
585
Resistance (10d)
620
Volume Trend (10d)
-36.8%
Score
80
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-6.11 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FISH saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp585, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp620.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 615 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 707 - 769 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 584 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen

Dalam dunia investasi saham, salah satu pertanyaan terbesar yang selalu muncul adalah: Apakah harga saham ini saat ini terbilang murah atau mahal? Untuk menjawabnya, investor menggunakan berbagai metode valuasi. Salah satu yang paling populer dan mudah dipahami, terutama untuk saham-saham yang rutin membagikan dividen, adalah Metode Gordon Growth Model (GGM). Apa Itu Metode Gordon Growth? Gordon Growth Model, juga dikenal sebagai Dividend Discount Model (DDM) versi stabil, pertama kali diperkenalkan oleh ekonom Myron J. Gordon pada tahun 1960-an. Model ini mengasumsikan bahwa dividen yang dibayarkan oleh perusahaan akan terus tumbuh pada tingkat yang konstan setiap tahunnya selamanya. Dengan kata lain, GGM membantu investor menghitung nilai wajar suatu saham hanya berdasarkan proyeksi dividen di masa depan, tingkat pertumbuhan dividen, serta tingkat imbal hasil yang diinginkan oleh...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  2. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  3. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  4. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  5. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  6. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  7. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  8. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  9. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  10. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan

TradingView Chart - FISH