Update: Kamis, 15 Oktober 2026

PNSE

PT. Pudjiadi & Sons Tbk.

Rp 438
-2.67%
Volume
32 lot
MA 5
439
MA 20
458
RSI
32.79
High
448
Low
428
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.26%
Support (10d)
402
Resistance (10d)
468
Volume Trend (10d)
-16.5%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-11.69 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PNSE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp402, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp468.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 382 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  2. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  3. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  4. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  5. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  6. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  7. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  8. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  9. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  10. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim

TradingView Chart - PNSE