Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BUMI

PT. Bumi Resources Tbk.

Rp 190
+4.40%
Volume
35.465.767 lot
MA 5
183
MA 20
176
RSI
71.88
High
191
Low
183
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.78%
Support (10d)
174
Resistance (10d)
194
Volume Trend (10d)
-26.7%
Score
45
Win Rate (30d)
60 %
P/L (30d)
34.75 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (71.9) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -244.308 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUMI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 71.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.78%. Area support terdekat berada di sekitar Rp174, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp194.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 174, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat

Dalam dunia saham, ada perusahaan yang bisnisnya fokus pada satu sektor—mudah dianalisis. Namun ada pula yang memiliki multiple segment, yaitu beroperasi di beberapa lini bisnis yang berbeda. Mulai dari konglomerat yang bisnisnya mencakup properti, infrastruktur, dan konsumen, hingga perusahaan teknologi yang memiliki divisi cloud, iklan, dan perangkat keras. Valuasi perusahaan multiple segment tidak bisa dilakukan dengan pendekatan tradisional seperti PER atau PBV secara agregat. Anda harus membongkar nilai per segmen, lalu menjumlahkannya. Artikel ini akan membahas metode Sum of The Parts (SOTP) valuation, tantangan yang dihadapi, serta bagaimana menemukan peluang ketika pasar salah menghargai perusahaan multi-segment. 1. Apa Itu Perusahaan dengan Multiple Segment? Multiple segment berarti perusahaan memiliki lebih dari satu lini bisnis yang dapat diidentifikasi secara terpisah, biasanya dengan karakteristik: Produk atau jasa yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  2. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  3. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam
  4. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  5. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  6. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  7. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  8. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  9. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  10. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan

TradingView Chart - BUMI