Update: Senin, 12 Oktober 2026

GTRA

PT. Grahaprima Suksesmandiri Tbk.

Rp 286
-5.30%
Volume
15.214 lot
MA 5
292
MA 20
263
RSI
63.16
High
302
Low
268
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.09%
Support (10d)
248
Resistance (10d)
318
Volume Trend (10d)
+134.1%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
4.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -70 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GTRA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp248, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp318.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 318 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 350, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 248 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan

Dalam dunia analisis fundamental saham, rasio profitabilitas seperti ROE dan ROA memang sering menjadi bintang utama. Namun ada rasio lain yang tidak kalah penting, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, ritel, distribusi, dan consumer goods. Rasio tersebut adalah Inventory Turnover atau Perputaran Persediaan. Mengapa rasio ini penting? Karena persediaan adalah salah satu aset terbesar yang dimiliki banyak perusahaan. Persediaan yang terlalu banyak mengikat modal kerja dan meningkatkan biaya penyimpanan. Persediaan yang terlalu sedikit berisiko kehilangan penjualan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Inventory Turnover dan bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Inventory Turnover? Inventory Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa cepat perusahaan menjual dan mengganti persediaannya dalam suatu periode tertentu (biasanya satu tahun). Rasio ini menunjukkan efisiensi perusahaan dalam mengelola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  2. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  3. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  4. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  5. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  6. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  7. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  8. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  9. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  10. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli

TradingView Chart - GTRA