Update: Senin, 6 Juli 2026

CARE

PT. Metro Healthcare Indonesia Tbk.

Rp 430
+1.90%
Volume
3.785 lot
MA 5
420
MA 20
412
RSI
75.00
High
434
Low
420
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
0.75%
Support (10d)
400
Resistance (10d)
434
Volume Trend (10d)
-28.4%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
4.88 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (75.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.528 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CARE saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 75.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp400, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp434.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 400, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham

"Semua orang beli, saya juga beli." "Teman-teman di grup pada jual, saya ikut jual saja." "Lihat tuh, harga naik terus. Pasti ada sesuatu yang mereka tahu yang saya tidak tahu." Pernahkah Anda merasakan dorongan kuat untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh mayoritas investor lain, tanpa benar-benar memahami alasannya? Jika ya, Anda sedang mengalami herding behavior—fenomena di mana seseorang mengikuti perilaku kerumunan (herd) meskipun bertentangan dengan analisis atau keyakinan pribadinya. Apa Itu Herding Behavior? Herding behavior adalah kecenderungan individu untuk meniru tindakan sekelompok orang yang lebih besar, terutama dalam situasi yang tidak pasti. Dalam konteks pasar saham, ini berarti investor membeli atau menjual saham bukan berdasarkan analisis fundamental atau teknis, melainkan karena "orang lain juga melakukannya". Fenomena ini bukanlah hal baru. Dalam sejarah pasar modal, herding...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  2. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  3. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  4. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  5. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  6. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  7. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  8. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  9. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  10. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem

TradingView Chart - CARE