Update: Jumat, 5 Juni 2026

DLTA

PT. Delta Djakarta Tbk.

Rp 1.885
-1.31%
Volume
1.652 lot
MA 5
1.924
MA 20
1.961
RSI
26.53
High
1.915
Low
1.885
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.57%
Support (10d)
1.885
Resistance (10d)
1.990
Volume Trend (10d)
-40.4%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-6.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.5) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -289 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DLTA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.885, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.990.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.885, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick menjadi salah satu alat paling populer untuk membaca pergerakan harga. Di antara sekian banyak pola, ada satu bentuk yang unik dan jarang dibahas namun menyimpan makna mendalam: Rickshaw Man. Pola ini merupakan varian dari Doji, tetapi dengan karakteristik sumbu (bayangan) yang sangat panjang dan badan candlestick yang sangat kecil, nyaris tidak terlihat. Karakteristik Pola Rickshaw Man Secara visual, Rickshaw Man menyerupai seekor orang yang sedang mengemudikan kereta roda dua (rickshaw). Bayangan atas dan bawah yang panjang menggambarkan gandar kereta, sedangkan badan yang mungil adalah tempat duduk pengemudi. Ciri-ciri spesifiknya adalah: Badan Candlestick Sangat Pendek: Bisa berupa Doji sempurna (harga pembukaan dan penutupan sama persis) atau Spinning Top dengan tubuh yang sangat mini. Sumbu Atas dan Bawah Panjang:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  2. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  3. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  4. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  5. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  6. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  8. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  9. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  10. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda

TradingView Chart - DLTA