Update: Jumat, 22 Mei 2026

DLTA

PT. Delta Djakarta Tbk.

Rp 1.935
0.00%
Volume
525 lot
MA 5
1.941
MA 20
1.986
RSI
31.25
High
1.940
Low
1.920

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.51%
Support (10d)
1.920
Resistance (10d)
2.020
Volume Trend (10d)
+139.5%
Score
15
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-0.77 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -271 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DLTA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.51%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.920, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.020.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.824 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menggambarkan pertarungan psikologis antara pembeli dan penjual. Salah satu pola yang secara visual paling jelas menggambarkan "pertarungan sengit" ini adalah Counterattack Line. Pola ini unik karena kedua lilin memiliki panjang yang hampir sama tetapi dengan arah yang berlawanan, dan yang terpenting: penutupan kedua lilin berada pada level yang sama. Ini seperti dua petinju saling mendaratkan pukulan keras dan berakhir dengan skor imbang di akhir ronde. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola Counterattack Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola Counterattack Line? Counterattack Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern). Namanya diambil dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  2. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  3. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  4. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  5. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  6. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  7. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  8. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  9. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital
  10. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter

TradingView Chart - DLTA