Update: Jumat, 14 Agustus 2026

ANDI

PT. Andira Agro Tbk.

Rp 18
0.00%
Volume
20.912 lot
MA 5
18
MA 20
18
RSI
100.00
High
18
Low
17
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.32%
Support (10d)
16
Resistance (10d)
18
Volume Trend (10d)
+33.2%
Score
35
Win Rate (30d)
13.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ANDI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 100.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp16, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp18.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 15 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka

Sebagai investor saham, Anda mungkin sering bertanya: "Seberapa besar kerugian maksimal yang bisa saya alami?" Pertanyaan ini sangat penting, tetapi sering dijawab dengan samar-samar seperti "bisa turun banyak" atau "tergantung kondisi pasar." Value at Risk (VaR) hadir untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan satu angka yang jelas. Dikembangkan oleh bank investasi J.P. Morgan pada 1990-an, VaR kini menjadi standar industri untuk mengukur risiko pasar. Artikel ini akan membahas konsep VaR dengan cara yang sederhana, tanpa rumus rumit, sehingga investor pemula sekalipun bisa memahaminya. Apa Itu Value at Risk (VaR)? Value at Risk adalah ukuran statistik yang menyatakan kerugian maksimum yang mungkin terjadi pada portofolio Anda dalam periode waktu tertentu, pada tingkat kepercayaan (confidence level) tertentu. Pernyataan VaR biasanya berbentuk: "Dengan tingkat kepercayaan 95%, kerugian portofolio saya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  2. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  3. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  4. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  5. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  6. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  7. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  8. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  9. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  10. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?

TradingView Chart - ANDI