Update: Senin, 5 Oktober 2026

CASA

PT. Capital Financial Indonesia Tbk.

Rp 1.800
-3.49%
Volume
532 lot
MA 5
1.830
MA 20
1.825
RSI
47.37
High
1.860
Low
1.795
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.13%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
1.930
Volume Trend (10d)
-86.9%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-0.83 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -18 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CASA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.930.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.930 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.123, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 0 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional

Dalam perdagangan saham menggunakan dana pinjaman, ada satu momen yang paling ditakuti oleh setiap trader: munculnya notifikasi margin call. Ini adalah peringatan dari perusahaan sekuritas bahwa nilai aset jaminan Anda sudah tidak cukup untuk menutupi pinjaman yang diberikan. Margin call bukanlah akhir dari segalanya. Namun, reaksi terhadap margin call-lah yang seringkali menentukan apakah seorang trader akan bangkit kembali atau justru tersingkir dari pasar untuk selamanya. Memahami Mekanisme Margin Call Sebelum membahas reaksi, penting untuk memahami mengapa margin call terjadi. Ketika Anda membeli saham secara margin, Anda meminjam dana dari broker dengan menggunakan saham yang dibeli sebagai jaminan. Setiap broker memiliki ketentuan maintenance margin, biasanya sekitar 30 hingga 40 persen dari total nilai pembelian. Jika harga saham turun drastis, nilai jaminan Anda ikut turun. Ketika rasio...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  2. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  3. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  4. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  5. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  6. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  7. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  8. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  9. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  10. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio

TradingView Chart - CASA