Update: Jumat, 5 Juni 2026

CASA

PT. Capital Financial Indonesia Tbk.

Rp 1.350
-8.47%
Volume
512 lot
MA 5
1.418
MA 20
1.374
RSI
50.00
High
1.450
Low
1.345
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.32%
Support (10d)
1.300
Resistance (10d)
1.650
Volume Trend (10d)
+938.6%
Score
50
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
1.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -180 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CASA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.650.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.300, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!

Dalam dunia investasi saham, banyak pemula yang masih keliru membedakan antara pendapatan dan laba. Ada yang mengira keduanya sama. Padahal, ini adalah kesalahan fatal yang bisa membuat Anda salah menilai kesehatan sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan bisa memiliki pendapatan triliunan rupiah, tapi labanya kecil bahkan rugi. Mari kita bedah perbedaan mendasar ini agar Anda tidak tertukar lagi. Apa Itu Pendapatan (Revenue)? Pendapatan adalah seluruh uang yang masuk ke perusahaan dari hasil penjualan barang atau jasa sebelum dikurangi biaya apa pun. Sederhananya, pendapatan menjawab pertanyaan: “Berapa total uang yang diterima perusahaan dari pelanggan?” Pendapatan sering juga disebut: Revenue Penjualan (Sales) Omzet Contoh Pendapatan Sederhana Bayangkan Anda membuka warung bakso. Dalam sehari, Anda menjual 100 porsi bakso. Harga per porsi = Rp20.000. Maka pendapatan Anda sehari = 100...

Artikel menarik lainnya:

  1. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  2. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  3. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal
  4. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  5. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  6. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  7. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  8. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  9. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  10. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir

TradingView Chart - CASA