Update: Jumat, 22 Mei 2026

CFIN

PT. Clipan Finance Indonesia Tbk.

Rp 336
+1.20%
Volume
10.818 lot
MA 5
338
MA 20
343
RSI
42.31
High
338
Low
332

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.04%
Support (10d)
330
Resistance (10d)
356
Volume Trend (10d)
+18.4%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (42.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 137 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CFIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp330, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp356.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 314 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham

Pasar saham adalah medan yang penuh dengan ketidakpastian. Harga bisa naik dalam hitungan menit, lalu terjun bebas di detik berikutnya. Bagi banyak investor, terutama pemula, tekanan psikologis dari fluktuasi ini sering kali lebih berat daripada kerugian finansial itu sendiri. Lalu, bagaimana cara melatih mental agar tidak mudah panik saat menghadapi pasar yang sesungguhnya? Jawabannya adalah simulasi. Sama seperti pilot yang belajar di flight simulator sebelum menerbangkan pesawat sungguhan, investor juga perlu membangun ketahanan stres melalui latihan di lingkungan yang aman. Artikel ini akan memandu Anda cara melakukannya. 1. Mengapa Simulasi Itu Penting? Stres dalam saham muncul dari tiga hal utama: rasa takut kehilangan uang, tekanan sosial (takut ketinggalan atau disebut FOMO), dan kebingungan saat krisis. Tanpa persiapan mental, reaksi pertama seseorang saat saham turun biasanya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  2. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  3. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  4. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  5. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  6. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  7. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  8. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  9. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  10. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

TradingView Chart - CFIN