Update: Selasa, 9 Juni 2026

TRST

PT. Trias Sentosa Tbk.

Rp 480
+6.67%
Volume
138 lot
MA 5
446
MA 20
458
RSI
52.08
High
480
Low
430
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.19%
Support (10d)
400
Resistance (10d)
480
Volume Trend (10d)
-85.8%
Score
65
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
1.27 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 18 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRST saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp400, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp480.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 490 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 528 - 552 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 446 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah

Dalam hiruk-pikuk grafik saham yang penuh dengan fluktuasi harga, terkadang hal yang paling sederhana justru menyimpan makna paling dalam. Salah satu pola candlestick yang sering terlewatkan oleh trader pemula adalah Matching Low. Pola ini terbentuk dari dua candlestick yang memiliki harga penutupan yang sama di level rendah, dan meskipun tampak sederhana, ia dapat memberikan sinyal potensi pembalikan bullish yang cukup andal. Bagi trader yang jeli, Matching Low adalah salah satu alat untuk mendeteksi titik di mana tekanan jual mulai kehabisan tenaga. Karakteristik Pola Matching Low Matching Low adalah pola yang terbentuk dari dua candlestick dalam konteks tren turun. Nama "Matching Low" secara harfiah berarti "menyamakan level rendah" — yaitu harga penutupan yang sama. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna hitam...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  2. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  3. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  4. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  5. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  6. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  7. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  8. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  9. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  10. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

TradingView Chart - TRST