Update: Senin, 6 Juli 2026

PANR

PT. Panorama Sentrawisata Tbk.

Rp 406
-0.49%
Volume
469 lot
MA 5
406
MA 20
418
RSI
28.85
High
412
Low
396
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.01%
Support (10d)
390
Resistance (10d)
430
Volume Trend (10d)
-69.2%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-20.39 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -114 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PANR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp390, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp430.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 371 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya

Setiap orang yang baru masuk ke dunia saham membawa mimpinya masing-masing. Ada yang membayangkan bisa berhenti bekerja dalam enam bulan. Ada yang yakin bisa menggandakan modal setiap minggu. Ada pula yang langsung membandingkan diri dengan kisah trader-trader yang berhasil membeli rumah dari hasil trading. Realitanya seringkali jauh berbeda. Tahun pertama trading adalah fase yang paling keras, paling membingungkan, dan paling penuh kejutan. Banyak yang memulai dengan penuh semangat, hanya untuk berhenti di bulan ketiga karena kecewa. Mereka tidak gagal karena kurang pintar. Mereka gagal karena ekspektasi yang tidak dikelola dengan baik sejak awal. Mitos vs Fakta: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Tahun Pertama? Sebelum membahas cara mengelola ekspektasi, mari kita luruskan beberapa mitos yang beredar luas. Mitos: Trader sukses bisa konsisten untung setiap bulan Fakta:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  2. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  5. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  6. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  7. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  8. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  9. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  10. Disposisi Effect: Mengapa Kita Cepat Jual Saham Profit, tapi Tahan Saham Rugi

TradingView Chart - PANR