Update: Senin, 5 Oktober 2026

IPCM

PT. Jasa Armada Indonesia Tbk.

Rp 282
+0.71%
Volume
9.144 lot
MA 5
284
MA 20
288
RSI
38.89
High
284
Low
278
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.69%
Support (10d)
278
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-18.8%
Score
40
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-7.24 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.439 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IPCM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp278, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 278, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

Di antara berbagai pola grafik dalam analisis teknikal, ada satu pola yang sering dianggap sebagai "sepupu dekat" dari Bullish Flag, yaitu Bullish Pennant. Pola ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari flag, namun tetap memberikan sinyal kelanjutan tren naik yang andal. Apa Itu Bullish Pennant? Bullish Pennant adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga naik secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi yang membentuk segitiga simetris yang mengecil (converging triangle). Bentuknya menyerupai umbul-umbul atau panji (pennant) yang runcing di ujungnya, dengan tiang bendera sebagai awal pergerakan. Perbedaan utama dengan Bullish Flag terletak pada bentuk area konsolidasinya. Jika flag membentuk saluran paralel atau sedikit menurun, maka pennant membentuk dua garis tren yang saling bertemu (converging), menciptakan pola segitiga yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  2. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  3. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  4. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  5. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  6. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  7. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  8. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  9. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  10. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah

TradingView Chart - IPCM