Update: Senin, 5 Oktober 2026

CGAS

PT. Citra Nusantara Gemilang Tbk.

Rp 147
+0.68%
Volume
29.202 lot
MA 5
147
MA 20
148
RSI
51.85
High
149
Low
145
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.01%
Support (10d)
143
Resistance (10d)
153
Volume Trend (10d)
-29.3%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-3.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -348 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CGAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp143, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp153.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 143, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik

Dalam analisis teknikal saham, ada indikator yang sangat unik karena tidak berupa garis seperti moving average, melainkan berupa titik-titik (dots) yang muncul di sekitar harga. Indikator itu adalah Parabolic SAR (Parabolic Stop and Reverse). Parabolic SAR dikembangkan oleh Welles Wilder, pencipta indikator terkenal lainnya seperti RSI dan ADX. Indikator ini dirancang untuk membantu trader menentukan arah tren saat ini, level stop loss yang ideal, serta potensi titik balik (reversal) harga. Nama "Parabolic" berasal dari bentuk parabolik yang dihasilkan oleh titik-titik SAR ketika diplot pada chart, sementara "SAR" adalah singkatan dari Stop and Reverse – karena indikator ini memberi sinyal kapan harus menghentikan posisi (stop) dan membalik arah (reverse). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Parabolic SAR, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, interpretasi titik-titik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  2. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  3. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  4. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  5. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  6. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  7. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  8. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  9. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  10. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas

TradingView Chart - CGAS