Update: Jumat, 10 Juli 2026

CGAS

PT. Citra Nusantara Gemilang Tbk.

Rp 145
+0.69%
Volume
19.354 lot
MA 5
145
MA 20
148
RSI
43.75
High
151
Low
144
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.13%
Support (10d)
136
Resistance (10d)
151
Volume Trend (10d)
-19.5%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-17.14 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 787 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CGAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp136, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp151.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 136, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham

"Semua orang beli, saya juga beli." "Teman-teman di grup pada jual, saya ikut jual saja." "Lihat tuh, harga naik terus. Pasti ada sesuatu yang mereka tahu yang saya tidak tahu." Pernahkah Anda merasakan dorongan kuat untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh mayoritas investor lain, tanpa benar-benar memahami alasannya? Jika ya, Anda sedang mengalami herding behavior—fenomena di mana seseorang mengikuti perilaku kerumunan (herd) meskipun bertentangan dengan analisis atau keyakinan pribadinya. Apa Itu Herding Behavior? Herding behavior adalah kecenderungan individu untuk meniru tindakan sekelompok orang yang lebih besar, terutama dalam situasi yang tidak pasti. Dalam konteks pasar saham, ini berarti investor membeli atau menjual saham bukan berdasarkan analisis fundamental atau teknis, melainkan karena "orang lain juga melakukannya". Fenomena ini bukanlah hal baru. Dalam sejarah pasar modal, herding...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  2. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  3. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  4. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  5. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  6. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  7. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  8. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  9. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  10. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?

TradingView Chart - CGAS