Update: Selasa, 6 Oktober 2026

CMRY

PT. Cisarua Mountain Dairy Tbk.

Rp 4.420
-0.23%
Volume
5.095 lot
MA 5
4.384
MA 20
4.438
RSI
44.23
High
4.480
Low
4.420
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
4.300
Resistance (10d)
4.600
Volume Trend (10d)
-50.5%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-4.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (44.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.328 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CMRY saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.600.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 4.600 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 5.060, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 4.300 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang

Sektor pertambangan memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari sektor lain seperti perbankan, konsumen, atau media. Perusahaan tambang tidak menjual produk jadi yang bisa diproduksi ulang kapan saja. Mereka menambang sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan butuh waktu bertahun-tahun untuk dieksplorasi, dikonstruksi, dan akhirnya diekstraksi. Akibatnya, metrik valuasi tradisional seperti Price to Earnings (P/E) atau Price to Book (P/B) seringkali tidak cukup untuk menilai saham tambang secara adil. Di sinilah NPV (Net Present Value) Sumber Daya memainkan peran sentral. Apa Itu NPV Sumber Daya? NPV Sumber Daya adalah nilai kini bersih dari seluruh arus kas masa depan yang diharapkan dapat dihasilkan dari penambangan suatu deposit mineral (cadangan), setelah dikurangi biaya investasi, operasional, penutupan tambang, dan pajak. Secara sederhana: NPV menjawab pertanyaan "Berapa nilai tambang ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  2. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  3. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  4. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  5. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  6. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  7. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  8. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  9. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  10. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

TradingView Chart - CMRY