Update: Senin, 6 Juli 2026

CMRY

PT. Cisarua Mountain Dairy Tbk.

Rp 4.320
-0.92%
Volume
62.369 lot
MA 5
4.372
MA 20
4.351
RSI
48.48
High
4.400
Low
4.280
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.51%
Support (10d)
4.270
Resistance (10d)
4.590
Volume Trend (10d)
-41.4%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-6.09 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -11.459 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CMRY saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.51%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.270, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.590.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 4.590 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 5.049, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 4.270 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik

Di antara sekian banyak rasio keuangan, kebanyakan investor hanya mengenal PER, PBV, atau EV/Sales. Namun, ada rasio yang lebih "membumi" dan sangat kuat untuk menilai perusahaan di sektor-sektor tertentu: Rasio Enterprise Value terhadap Unit Terjual (EV/Unit). Rasio ini mengabaikan fluktuasi harga bahan baku, perubahan akuntansi, dan bahkan laba akuntansi—fokus pada satu hal: berapa nilai perusahaan per unit produk yang dijual atau diproduksi. Artikel ini akan membahas apa itu EV/Unit, di mana rasio ini paling berguna, bagaimana menginterpretasikannya, serta kasus-kasus di mana rasio ini bisa menjadi pembeda antara saham murah dan mahal. 1. Apa Itu Rasio EV/Unit? Rasio EV/Unit adalah perbandingan antara Enterprise Value (EV) perusahaan dengan jumlah unit yang dijual atau diproduksi dalam satu periode. Rumus: EV/Unit = Enterprise Value ÷ Jumlah Unit Terjual (dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  2. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  3. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  4. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  5. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  6. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  7. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  8. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  9. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  10. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan

TradingView Chart - CMRY