Update: Rabu, 10 Juni 2026

CMPP

PT. AirAsia Indonesia Tbk.

Rp 72
0.00%
Volume
1.231 lot
MA 5
71
MA 20
72
RSI
48.15
High
72
Low
72
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.90%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
73
Volume Trend (10d)
-39.3%
Score
40
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-11.11 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CMPP saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp73.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 65, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru

Dalam perjalanan sebuah saham, ada momen-momen penting ketika harga keluar dari masa stagnasi dan memulai babak baru. Momen itu seringkali ditandai oleh sebuah lompatan harga yang dramatis: sebuah celah kosong di chart yang tidak diisi oleh aktivitas perdagangan. Celah itu disebut Breakaway Gap. Ia adalah gap pertama yang muncul setelah periode konsolidasi atau pola pembalikan. Lebih dari sekadar lompatan biasa, breakaway gap adalah deklarasi resmi bahwa tren baru telah lahir. Trader yang bisa mengenali breakaway gap sejak dini memiliki keuntungan luar biasa. Mereka bisa masuk di awal tren, sebelum harga bergerak terlalu jauh, dan menikmati pergerakan besar yang mengikuti. Sebaliknya, trader yang melewatkan breakaway gap seringkali mengejar harga yang sudah terlalu tinggi—atau terjebak di arah yang salah. Apa Itu Breakaway Gap? Dalam analisis teknikal,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  2. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  3. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  4. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  5. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  6. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  7. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  8. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  9. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  10. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren

TradingView Chart - CMPP