Update: Senin, 7 September 2026

CMPP

PT. AirAsia Indonesia Tbk.

Rp 69
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
69
MA 20
69
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory

Dalam analisis teknikal saham, ada sebuah teori yang cukup terkenal dan telah digunakan selama hampir satu abad untuk memahami pergerakan harga: Elliott Wave Theory. Di jantung teori ini terdapat konsep tentang Impulse Wave – lima gelombang yang bergerak searah dengan tren utama. Impulse Wave adalah fondasi dari semua pergerakan harga. Memahami struktur lima gelombang ini akan membantu Anda mengenali kapan pasar sedang dalam fase tren yang sehat, di mana titik entry yang baik, dan di mana kemungkinan pembalikan akan terjadi. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Impulse Wave (gelombang 1, 2, 3, 4, dan 5), mulai dari karakteristik setiap gelombang, aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar, psikologi di baliknya, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Impulse Wave? Dalam Elliott Wave Theory, pergerakan harga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  2. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  3. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  4. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  5. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  6. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  7. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  8. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  9. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  10. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return

TradingView Chart - CMPP