Update: Senin, 5 Oktober 2026

CMPP

PT. AirAsia Indonesia Tbk.

Rp 69
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
69
MA 20
69
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim

Dalam dunia saham dan investasi, mencari portofolio yang sempurna sering kali terasa seperti memburu hantu. Ada yang terlalu agresif, ambruk saat krisis datang. Ada yang terlalu konservatif, membuat hasil investasi terasa lamban. Di sinilah Golden Butterfly Portfolio hadir sebagai salah satu strategi alokasi aset paling menarik dan seimbang. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu Golden Butterfly, komposisinya, keunggulannya dibanding strategi klasik seperti All-Weather Portfolio, serta bagaimana Anda bisa menerapkannya di pasar saham Indonesia maupun global. Apa Itu Golden Butterfly Portfolio? Golden Butterfly adalah varian modifikasi dan penyempurnaan dari All-Weather Portfolio yang dipopulerkan oleh Ray Dalio, serta Permanent Portfolio yang dikenalkan oleh Harry Browne. Strategi ini dikembangkan oleh para investor di forum Bogleheads, dan dinamakan "Golden Butterfly" karena diagram alokasi asetnya yang simetris, mirip...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  2. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  3. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  4. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  5. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  6. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  7. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  8. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  9. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  10. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih

TradingView Chart - CMPP