Update: Senin, 6 Juli 2026

CPRO

PT. Central Proteina Prima Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
17.088 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
N/A
High
50
Low
50
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.71%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
50
Volume Trend (10d)
-95.2%
Score
40
Win Rate (30d)
10 %
P/L (30d)
-3.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (0.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CPRO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 0.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp50.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 50, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?

Siapa yang tidak tertarik dengan dividen? Mendapatkan uang tunai rutin hanya dengan memegang saham terdengar seperti mimpi. Apalagi jika ada saham dengan dividend yield 8%, 10%, bahkan 12% per tahun. Jauh di atas deposito yang hanya 4-5%. Tapi tunggu dulu. Tidak semua dividend yield tinggi itu bagus. Bahkan, seringkali dividend yield yang sangat tinggi justru menjadi jebakan bagi pemula. Mari kita bedah tuntas kapan dividend yield tinggi adalah peluang emas dan kapan itu adalah perangkap berbahaya. Pengingat Singkat: Apa Itu Dividend Yield? Dividend Yield adalah rasio yang mengukur seberapa besar dividen yang dibagikan perusahaan dibandingkan dengan harga sahamnya. Dividend Yield = (Dividen per Saham / Harga Saham) x 100% Contoh: Harga saham = Rp2.000 Dividen per saham = Rp100 Dividend yield = (100 / 2.000)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  2. Membangun Jurnal Trading Harian: Senjata Rahasia Trader Profesional
  3. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  4. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  5. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  6. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  9. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  10. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia

TradingView Chart - CPRO