Update: Jumat, 22 Mei 2026

ANJT

PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk.

Rp 1.600
0.00%
Volume
599 lot
MA 5
1.661
MA 20
1.765
RSI
4.26
High
1.645
Low
1.595

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
1.595
Resistance (10d)
1.830
Volume Trend (10d)
-36.9%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (4.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 114 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ANJT saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 4.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.595, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.830.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.830 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.013, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.595 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya

Setiap orang yang baru masuk ke dunia saham membawa mimpinya masing-masing. Ada yang membayangkan bisa berhenti bekerja dalam enam bulan. Ada yang yakin bisa menggandakan modal setiap minggu. Ada pula yang langsung membandingkan diri dengan kisah trader-trader yang berhasil membeli rumah dari hasil trading. Realitanya seringkali jauh berbeda. Tahun pertama trading adalah fase yang paling keras, paling membingungkan, dan paling penuh kejutan. Banyak yang memulai dengan penuh semangat, hanya untuk berhenti di bulan ketiga karena kecewa. Mereka tidak gagal karena kurang pintar. Mereka gagal karena ekspektasi yang tidak dikelola dengan baik sejak awal. Mitos vs Fakta: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Tahun Pertama? Sebelum membahas cara mengelola ekspektasi, mari kita luruskan beberapa mitos yang beredar luas. Mitos: Trader sukses bisa konsisten untung setiap bulan Fakta:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  2. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  4. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  5. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  6. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  7. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  8. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  9. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  10. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

TradingView Chart - ANJT