Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ARKO

PT. Arkora Hydro Tbk.

Rp 5.150
-9.65%
Volume
98.599 lot
MA 5
5.315
MA 20
5.002
RSI
57.08
High
5.750
Low
5.050
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.59%
Support (10d)
4.500
Resistance (10d)
6.100
Volume Trend (10d)
+74.2%
Score
65
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
14.44 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.184 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ARKO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.59%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.500, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp6.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 5.253 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 5.665 - 5.923 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 4.790 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang

Jika sektor perkebunan sawit sudah tergolong volatil, maka sektor batu bara adalah salah satu yang paling ekstrem di bursa saham. Harga batu bara bisa naik 500% dalam dua tahun, lalu turun 70% dalam satu tahun. Laba perusahaan batu bara melonjak luar biasa ketika harga komoditas sedang tinggi, dan anjlok ke zona merah ketika harga jatuh. Bagi investor yang memahami dinamika ini, saham batu bara menawarkan peluang keuntungan besar dalam waktu relatif singkat. Namun bagi yang tidak memahami, saham ini bisa menjadi jebakan yang menghancurkan portofolio. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana melakukan valuasi saham batu bara dengan menggunakan harga komoditas sebagai variabel sentral, serta strategi untuk memanfaatkan siklusnya yang liar. Karakteristik Unik Saham Batu Bara Saham batu bara memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  2. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  3. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  4. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  5. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  6. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  7. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  8. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  9. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  10. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance

TradingView Chart - ARKO