Update: Senin, 5 Oktober 2026

DGNS

PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Rp 290
+2.11%
Volume
15.844 lot
MA 5
286
MA 20
272
RSI
60.94
High
298
Low
278
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.02%
Support (10d)
238
Resistance (10d)
302
Volume Trend (10d)
+40.4%
Score
100
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
31.82 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 254 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DGNS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.02%. Area support terdekat berada di sekitar Rp238, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp302.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 290 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 334 - 363 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 276 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik

Tidak ada momen yang lebih menegangkan dalam investasi saham selain saat pasar sedang crash. IHSG jatuh ratusan poin dalam hitungan hari. Layar monitor Anda dipenuhi warna merah. Nilai portofolio Anda menyusut 10 persen, lalu 20 persen, lalu 30 persen. Berita buruk datang silih berganti. Rekan-rekan trader di grup WhatsApp panik dan saling melempar isu. Di saat seperti ini, logika seringkali berhenti bekerja. Yang menggantikannya adalah amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas respons takut dan panik. Dan amigdala tidak pandai mengambil keputusan keuangan. Mengendalikan emosi saat pasar crash bukanlah sekadar tips tambahan untuk menjadi trader yang lebih baik. Ia adalah keterampilan bertahan hidup. Mereka yang bisa mengendalikan emosinya akan keluar dari krisis dengan modal utuh, siap untuk peluang besar yang selalu muncul setelah kehancuran. Mereka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  2. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  3. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  4. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  5. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  6. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  7. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  8. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  9. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  10. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan

TradingView Chart - DGNS