Update: Senin, 12 Oktober 2026

DGNS

PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Rp 292
-2.67%
Volume
19.314 lot
MA 5
295
MA 20
277
RSI
65.45
High
308
Low
290
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.81%
Support (10d)
238
Resistance (10d)
314
Volume Trend (10d)
+221.0%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
19.67 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -653 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DGNS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp238, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp314.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 314 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 345, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 238 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

Dalam analisis teknikal, kebanyakan indikator volume berasumsi bahwa volume tinggi adalah segalanya. Volume tinggi dianggap mencerminkan partisipasi serius, sementara volume rendah diabaikan sebagai noise. Namun, ada sepasang indikator yang membalik logika tersebut. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) justru percaya bahwa hari-hari dengan volume rendah menyimpan informasi paling berharga tentang arah pasar jangka panjang. Dikembangkan oleh Paul Dysart pada tahun 1930-an (setelah ia mengamati karya perintis dari Norman Fosback), indikator ini didasarkan pada teori yang menarik: Orang banyak (crowd) cenderung salah, sementara orang pintar (smart money) bertindak saat sepi. Filosofi Dibalik NVI dan PVI Fosback, yang mempopulerkan indikator ini dalam bukunya, mengamati sebuah fenomena menarik: Pada hari dengan volume di atas rata-rata (Positive Volume), publik ritel cenderung paling aktif. Mereka terpengaruh...

Artikel menarik lainnya:

  1. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  2. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  3. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  4. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  5. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  6. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  7. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  8. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  9. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  10. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik

TradingView Chart - DGNS