Update: Jumat, 10 Juli 2026

DGNS

PT. Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Rp 226
+0.89%
Volume
11.262 lot
MA 5
229
MA 20
233
RSI
43.75
High
232
Low
214
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.33%
Support (10d)
210
Resistance (10d)
240
Volume Trend (10d)
-26.2%
Score
25
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.59 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -89 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DGNS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.33%. Area support terdekat berada di sekitar Rp210, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp240.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 200 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish

Dalam analisis teknikal candlestick, tidak semua pola pembalikan berasal dari tren naik yang kemudian turun drastis. Salah satu pola yang paling menarik dan sering diabaikan adalah Dark Cloud Cover. Pola dua candlestick ini mendapat namanya dari metafora "awan gelap" yang menutupi langit cerah—persis seperti yang terjadi di pasar saham saat optimisme berubah menjadi pesimisme. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Dark Cloud Cover, bagaimana mengidentifikasinya, psikologi di balik pola ini, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Dark Cloud Cover? Dark Cloud Cover adalah pola pembalikan bearish (penurunan) yang terbentuk di puncak tren naik (uptrend). Pola ini terdiri dari dua candlestick dengan karakteristik spesifik: Candlestick pertama: Bullish (hijau/putih) dengan tubuh panjang. Ini menunjukkan bahwa pembeli masih mendominasi pasar. Candlestick kedua:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  2. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  3. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  4. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  5. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  6. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  7. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  8. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  9. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  10. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?

TradingView Chart - DGNS