Update: Rabu, 10 Juni 2026

BAJA

PT. Saranacentral Bajatama Tbk.

Rp 124
+0.81%
Volume
3.725 lot
MA 5
127
MA 20
142
RSI
32.39
High
129
Low
122
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.04%
Support (10d)
116
Resistance (10d)
152
Volume Trend (10d)
-45.6%
Score
10
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-25.75 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -429 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BAJA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp116, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp152.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 110 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari Hammer (bullish) dan Hanging Man (bearish), kini saatnya mengenal satu pola bearish klasik lainnya: Shooting Star. Jika Hanging Man adalah "orang gantung" dengan sumbu panjang ke bawah, maka Shooting Star adalah kebalikannya—sumbu panjang menjulang ke atas bagaikan bintang jatuh di langit malam. Dalam analisa teknikal saham, Shooting Star dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan bearish yang paling dapat diandalkan, terutama ketika muncul di puncak tren naik yang panjang. Namanya sendiri mengandung makna: bintang jatuh membawa harapan (bull) yang kemudian padam dan berubah menjadi kehancuran (bear). Apa Itu Shooting Star (Bearish)? Secara visual, Shooting Star terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Sumbu atas (upper shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  2. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  3. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  4. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  5. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam
  6. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  7. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  8. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan
  9. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  10. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi

TradingView Chart - BAJA