Update: Kamis, 8 Oktober 2026

BAJA

PT. Saranacentral Bajatama Tbk.

Rp 298
-3.25%
Volume
59.154 lot
MA 5
300
MA 20
326
RSI
41.10
High
312
Low
292
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.81%
Support (10d)
282
Resistance (10d)
388
Volume Trend (10d)
-71.1%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
8.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.157 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BAJA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp282, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp388.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 268 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham

Margin trading atau transaksi dengan dana pinjaman dari broker adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, leverage dapat melipatgandakan keuntungan saat harga bergerak sesuai prediksi. Di sisi lain, kesalahan kecil bisa menghapus modal dalam sekejap. Pertanyaan paling kritis yang harus dijawab setiap trader margin adalah: Berapa rasio leverage yang aman? Artikel ini akan membahas bagaimana menentukan batas leverage yang rasional agar Anda tetap bisa bertahan di pasar saham dalam jangka panjang. Memahami Rasio Leverage Leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan ukuran posisi melebihi modal yang Anda miliki. Rasio leverage dinyatakan dalam bentuk perbandingan. Contoh: Modal sendiri Rp100 juta Pinjaman dari broker Rp100 juta Total dana yang bisa digunakan = Rp200 juta Rasio leverage = 2:1 (dibaca "dua banding satu") Artinya, untuk setiap 1 rupiah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  2. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  3. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  4. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  5. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  6. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  7. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  8. Evening Star: Bintang Senja yang Memperingatkan Akan Datangnya Kegelapan
  9. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  10. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor

TradingView Chart - BAJA