Update: Jumat, 22 Mei 2026

BAJA

PT. Saranacentral Bajatama Tbk.

Rp 140
+5.26%
Volume
12.366 lot
MA 5
143
MA 20
155
RSI
22.95
High
147
Low
134

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.33%
Support (10d)
132
Resistance (10d)
166
Volume Trend (10d)
-89.2%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-6.04 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 862 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BAJA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.33%. Area support terdekat berada di sekitar Rp132, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp166.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 166 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 183, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 132 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick memerlukan konfigurasi yang rumit. Ada pola yang sangat sederhana namun memiliki implikasi kuat terhadap arah pasar, yaitu Belt Hold. Pola ini hanya terdiri dari satu candlestick dengan karakteristik unik: harga pembukaan berada tepat di harga tertinggi (untuk versi bearish) atau tepat di harga terendah (untuk versi bullish), diikuti oleh pergerakan searah yang panjang tanpa bayangan di sisi pembukaan. Belt Hold adalah pola pembalikan yang sinyalnya cukup kuat, terutama ketika muncul di akhir tren yang sudah berlangsung lama. Karakteristik Pola Belt Hold Belt Hold memiliki dua versi: Bullish Belt Hold dan Bearish Belt Hold. Meskipun arahnya berlawanan, keduanya memiliki ciri dasar yang sama. 1. Bullish Belt Hold (Pembukaan di Harga Terendah) Ciri-cirinya adalah sebagai berikut: Candlestick berwarna...

Artikel menarik lainnya:

  1. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  2. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  3. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  4. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  5. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  6. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  7. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  8. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  9. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  10. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi

TradingView Chart - BAJA