Update: Senin, 6 Juli 2026

BAJA

PT. Saranacentral Bajatama Tbk.

Rp 161
+3.87%
Volume
10.236 lot
MA 5
158
MA 20
150
RSI
49.32
High
166
Low
157
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.21%
Support (10d)
140
Resistance (10d)
183
Volume Trend (10d)
-49.3%
Score
85
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
9.52 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (49.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 158 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BAJA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp183.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 161 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 185 - 201 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 153 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem

Dalam dunia investasi saham, sebagian besar perhatian tertuju pada pergerakan pasar sehari-hari. Namun, para investor profesional tahu bahwa kerugian terbesar sering kali datang dari peristiwa-peristiwa langka namun ekstrem — yang disebut sebagai tail risk (risiko ekor). Dalam statistik, ini merujuk pada kejadian di ujung kurva distribusi (berada lebih dari 2-3 standar deviasi dari rata-rata). Salah satu instrumen paling efektif untuk melindungi portofolio dari tail risk adalah options (kontrak opsi). Artikel ini akan membahas konsep tail risk hedging dan bagaimana menggunakan options secara praktis. Memahami Tail Risk dalam Saham Distribusi return saham sebenarnya tidak mengikuti kurva normal (lonceng) sempurna. Kurva return saham memiliki ekor yang lebih gemuk (fat tails) daripada prediksi model statistik standar. Jenis Kejadian Frekuensi dalam Model Normal Frekuensi dalam Kehidupan Nyata Pergerakan 3+...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  2. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  3. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  4. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  5. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  6. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  7. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  8. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  9. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  10. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit

TradingView Chart - BAJA