Update: Senin, 5 Oktober 2026

KOKA

PT. Koka Indonesia Tbk.

Rp 151
+3.42%
Volume
40.154 lot
MA 5
149
MA 20
175
RSI
30.61
High
152
Low
145
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.74%
Support (10d)
138
Resistance (10d)
189
Volume Trend (10d)
-74.5%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-17.93 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.160 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOKA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp138, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp189.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 131 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan

Dalam dunia investasi saham, Anda sering mendengar istilah Capex atau Capital Expenditure. Capex adalah dana yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli, memelihara, atau meningkatkan aset tetap seperti properti, pabrik, teknologi, atau peralatan. Namun tidak semua Capex diciptakan sama. Ada dua jenis Capex dengan karakteristik dan implikasi yang sangat berbeda bagi investor: Maintenance Capex (Capex Pemeliharaan) Growth Capex (Capex Pertumbuhan/Ekspansi) Membedakan keduanya adalah salah satu keterampilan paling penting namun sering diabaikan dalam analisis fundamental. Sebuah perusahaan bisa mengeluarkan Capex besar-besaran, tetapi jika sebagian besar adalah maintenance, maka sebenarnya perusahaan hanya berjuang untuk tetap di tempat. Sebaliknya, perusahaan dengan growth capex yang cerdas sedang membangun masa depan. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan keduanya dan bagaimana investor cerdas menganalisisnya. Apa Itu Capex (Capital Expenditure)? Sebelum membedakan, mari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  2. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  3. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  4. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  5. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  6. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  7. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  8. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  9. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!

TradingView Chart - KOKA