Update: Jumat, 22 Mei 2026

DKFT

PT. Central Omega Resources Tbk.

Rp 730
+8.96%
Volume
94.739 lot
MA 5
698
MA 20
777
RSI
33.33
High
730
Low
670

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.57%
Support (10d)
645
Resistance (10d)
835
Volume Trend (10d)
-24.7%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.69 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -16.747 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DKFT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp645, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp835.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 613 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  2. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  3. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  4. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  5. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  6. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  7. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  8. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  9. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  10. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis

TradingView Chart - DKFT