Update: Jumat, 2 Oktober 2026

DKFT

PT. Central Omega Resources Tbk.

Rp 650
0.00%
Volume
19.395 lot
MA 5
649
MA 20
671
RSI
45.00
High
655
Low
640
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.77%
Support (10d)
625
Resistance (10d)
690
Volume Trend (10d)
-56.9%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-3.70 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3.071 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DKFT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp625, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp690.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 594 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?

Bagi investor pemula, istilah "saham syariah" dan "saham konvensional" mungkin terdengar serupa. Padahal, keduanya memiliki perbedaan fundamental, mulai dari kriteria pemilihan saham, mekanisme transaksi, hingga prinsip dasar yang melandasinya. Memahami perbedaan ini penting bukan hanya bagi investor muslim yang ingin berinvestasi sesuai syariat, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin mendiversifikasi portofolio dengan karakteristik risiko yang berbeda. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan saham syariah dan konvensional, dari definisi, kriteria, kelebihan dan kekurangan, hingga tips memilih yang tepat untuk profil investasi Anda. Apa Itu Saham Syariah? Saham syariah adalah saham yang memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam dalam kegiatan usahanya, tata kelola, dan cara transaksinya. Saham ini tidak hanya tentang perusahaan yang menghindari produk haram, tetapi juga tentang cara perusahaan berutang, mengelola keuangan, dan berinteraksi dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  2. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  3. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  4. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  5. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  6. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  7. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  8. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  9. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  10. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar

TradingView Chart - DKFT