Update: Kamis, 8 Oktober 2026

DADA

PT. Diamond Citra Propertindo Tbk.

Rp 25
+4.17%
Volume
2.854.653 lot
MA 5
24
MA 20
41
RSI
6.90
High
28
Low
23
Nilai
90/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.69%
Support (10d)
21
Resistance (10d)
50
Volume Trend (10d)
+258,467.8%
Score
90
Win Rate (30d)
6.67 %
P/L (30d)
-50.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (6.9) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 14.075 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DADA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 6.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.69%. Area support terdekat berada di sekitar Rp21, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp50.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 25 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 29 - 31 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 24 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung

Dalam dunia saham, sektor teknologi selalu memiliki daya tarik tersendiri. Pertumbuhan eksponensial, inovasi yang mengganggu, dan kisah sukses perusahaan seperti Amazon, Google, atau Shopee membuat banyak investor tergiur. Namun, ada satu masalah besar yang sering dihadapi investor saham teknologi: bagaimana menilai perusahaan yang belum menghasilkan laba? Di sinilah rasio Price to User (atau sering disebut Price per User) menjadi salah satu alat valuasi paling populer untuk saham teknologi, terutama untuk perusahaan digital dengan basis pengguna yang besar tetapi masih dalam fase investasi berat. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu Price to User, kapan rasio ini relevan, batasan-batasannya, serta cara menggunakannya sebagai bagian dari analisis saham teknologi Anda. Apa Itu Price to User? Price to User adalah rasio valuasi yang membandingkan nilai pasar perusahaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  2. Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula
  3. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  4. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  5. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  6. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  7. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  8. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  9. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  10. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun

TradingView Chart - DADA