Update: Senin, 6 Juli 2026

IKPM

PT. Ikapharmindo Putramas Tbk.

Rp 180
0.00%
Volume
25 lot
MA 5
179
MA 20
181
RSI
51.11
High
183
Low
176
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.64%
Support (10d)
176
Resistance (10d)
194
Volume Trend (10d)
-63.5%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-7.69 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IKPM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp176, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp194.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 176, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?

Ketika Anda membeli saham sebuah perusahaan, Anda sebenarnya ikut menanamkan modal pada seluruh proyek dan operasi bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut. Pertanyaan besarnya: berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga investasi Anda kembali dari hasil bisnis perusahaan? Dalam dunia analisis fundamental saham, jawaban atas pertanyaan ini bisa didekati dengan konsep Payback Period. Meskipun lebih sering digunakan untuk mengevaluasi proyek internal perusahaan, memahami payback period akan membuat Anda menjadi investor yang lebih cerdas dalam menilai efisiensi alokasi modal emiten. Artikel ini akan membahas apa itu payback period, bagaimana cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat bantu analisis saham. Apa Itu Payback Period? Payback period adalah jangka waktu yang diperlukan agar arus kas masuk kumulatif dari suatu investasi atau proyek sama besarnya dengan dana yang telah dikeluarkan di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  2. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  3. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  4. Analisis DuPont 5 Langkah: Bedah ROE hingga ke Tulang Paling Dalam
  5. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  6. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  7. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  8. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  9. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  10. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior

TradingView Chart - IKPM