Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ELPI

PT. Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.

Rp 680
-1.45%
Volume
11.591 lot
MA 5
682
MA 20
754
RSI
34.15
High
700
Low
670
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.84%
Support (10d)
650
Resistance (10d)
845
Volume Trend (10d)
-22.1%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-36.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 412 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ELPI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp650, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp845.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 650, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang

Dalam dunia investasi saham tambang dan komoditas, harga saham bisa naik turun dipengaruhi sentimen global, nilai tukar, atau bahkan berita politik di negara berkembang. Namun di balik semua fluktuasi itu, ada satu metrik fundamental yang kerap menjadi pembeda antara perusahaan tambang yang bertahan lama dengan yang bangkrut saat siklus komoditas melemah: Production Cost per Ton (atau biaya produksi per ton). Metrik ini sederhana, jujur, dan tanpa basa-basi. Ia menjawab pertanyaan: Berapa uang yang harus dikeluarkan perusahaan untuk menghasilkan satu ton produk tambang (batubara, nikel, tembaga, bijih besi, dll.)? Apa Itu Production Cost per Ton? Production Cost per Ton adalah total biaya yang dikeluarkan perusahaan tambang untuk mengekstraksi, mengolah, dan mengirimkan satu ton produk jadi (atau konsentrat) ke titik penjualan, dibagi dengan jumlah ton yang berhasil...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  2. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  3. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  4. Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan
  5. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  6. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  7. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  8. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  9. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  10. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

TradingView Chart - ELPI