Update: Jumat, 17 Juli 2026

EPAC

PT. Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.

Rp 68
-2.86%
Volume
21.294.031 lot
MA 5
70
MA 20
71
RSI
32.43
High
75
Low
68
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.45%
Support (10d)
66
Resistance (10d)
81
Volume Trend (10d)
+112.0%
Score
25
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
28.30 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (32.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.045 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham EPAC saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.45%. Area support terdekat berada di sekitar Rp66, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp81.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 63 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri

Setiap posisi ditutup, entah untung atau rugi, selalu menyisakan satu pertanyaan: Apakah keputusan saya sudah benar? Pertanyaan ini sederhana, tetapi jawabannya seringkali rumit. Bukan karena sulit menghitung untung rugi, tetapi karena sulit memisahkan antara hasil dan keputusan. Sebuah keputusan yang baik bisa menghasilkan kerugian karena faktor kebetulan. Sebuah keputusan yang buruk bisa menghasilkan keuntungan karena keberuntungan semata. Analisis post trade, atau evaluasi pasca transaksi, adalah proses sistematis untuk membedakan keduanya. Ia adalah alat untuk membedah setiap keputusan trading, menemukan kesalahan tersembunyi, dan memastikan bahwa kesalahan yang sama tidak terulang di masa depan. Mengapa Evaluasi Kesalahan Begitu Sulit? Sebelum membahas teknis analisis, penting untuk memahami mengapa kebanyakan trader menghindari evaluasi yang jujur terhadap kesalahan mereka. Ego adalah penghalang terbesar. Mengakui bahwa kita salah terasa menyakitkan. Otak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  2. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  3. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  4. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  5. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  6. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  7. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  8. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  9. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  10. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital

TradingView Chart - EPAC