Update: Senin, 5 Oktober 2026

EPAC

PT. Megalestari Epack Sentosaraya Tbk.

Rp 47
+4.44%
Volume
389.709 lot
MA 5
44
MA 20
50
RSI
39.29
High
49
Low
45
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.62%
Support (10d)
37
Resistance (10d)
54
Volume Trend (10d)
+116.5%
Score
35
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-17.54 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -21.648 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham EPAC saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp37, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp54.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 35 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)

Dalam dunia analisis teknikal saham, pola candlestick adalah salah satu alat paling populer untuk memprediksi pergerakan harga. Di antara ratusan pola yang ada, Side-by-Side White Lines tergolong unik dan jarang dibahas, padahal memiliki sinyal yang cukup kuat, terutama dalam kondisi tren naik. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu pola Side-by-Side White Lines, bagaimana cara mengidentifikasinya, serta bagaimana memanfaatkannya untuk mengambil keputusan trading. Apa Itu Side-by-Side White Lines? Side-by-Side White Lines adalah pola tiga candlestick yang terdiri dari: Candlestick pertama: Sebuah long white candle (candle hijau/putih dengan badan panjang) yang muncul di tengah tren naik yang kuat. Candle ini menandakan adanya tekanan beli yang dominan. Candlestick kedua: Sebuah short white candle (candle putih kecil) yang terbentuk tepat di atas harga penutupan (closing price)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  2. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  3. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  4. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  5. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  6. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  7. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  8. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  9. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  10. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu

TradingView Chart - EPAC