Update: Jumat, 22 Mei 2026

SMKM

PT. Sumber Mas Konstruksi Tbk.

Rp 86
+4.88%
Volume
15.764 lot
MA 5
88
MA 20
92
RSI
34.78
High
89
Low
77

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.11%
Support (10d)
77
Resistance (10d)
98
Volume Trend (10d)
+2.6%
Score
10
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
4.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.732 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMKM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp77, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp98.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 73 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi

Dalam analisis teknikal, pasar tidak selalu bergerak dalam tren yang jelas. Sebagian besar waktu, harga bergerak sideways dalam fase konsolidasi—naik turun dalam rentang yang sempit. Di sinilah Inside Bar berperan. Inside Bar adalah pola candlestick di mana seluruh rentang harga (high dan low) dari sebuah periode berada sepenuhnya di dalam rentang harga periode sebelumnya. Pola ini sangat populer di kalangan swing trader dan breakout trader karena Inside Bar sering muncul tepat sebelum harga melepaskan diri dari konsolidasi dan memulai pergerakan besar. Jika Outside Bar adalah "ledakan" volatilitas, maka Inside Bar adalah "ketenangan sebelum badai". Karakteristik Inside Bar Inside Bar adalah pola dua candlestick di mana candlestick kedua (inside bar) memiliki high yang lebih rendah dari high candlestick pertama, dan low yang lebih tinggi dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  2. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  3. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  4. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  5. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  6. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  7. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  8. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  9. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  10. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom

TradingView Chart - SMKM