Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SMKM

PT. Sumber Mas Konstruksi Tbk.

Rp 104
0.00%
Volume
98.608 lot
MA 5
100
MA 20
79
RSI
97.22
High
107
Low
95
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.89%
Support (10d)
67
Resistance (10d)
111
Volume Trend (10d)
+49.0%
Score
80
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
57.58 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (97.2) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 23 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMKM saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 97.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp67, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp111.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 104 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 120 - 130 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 99 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!

Dalam dunia investasi saham, banyak pemula yang masih keliru membedakan antara pendapatan dan laba. Ada yang mengira keduanya sama. Padahal, ini adalah kesalahan fatal yang bisa membuat Anda salah menilai kesehatan sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan bisa memiliki pendapatan triliunan rupiah, tapi labanya kecil bahkan rugi. Mari kita bedah perbedaan mendasar ini agar Anda tidak tertukar lagi. Apa Itu Pendapatan (Revenue)? Pendapatan adalah seluruh uang yang masuk ke perusahaan dari hasil penjualan barang atau jasa sebelum dikurangi biaya apa pun. Sederhananya, pendapatan menjawab pertanyaan: “Berapa total uang yang diterima perusahaan dari pelanggan?” Pendapatan sering juga disebut: Revenue Penjualan (Sales) Omzet Contoh Pendapatan Sederhana Bayangkan Anda membuka warung bakso. Dalam sehari, Anda menjual 100 porsi bakso. Harga per porsi = Rp20.000. Maka pendapatan Anda sehari = 100...

Artikel menarik lainnya:

  1. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  2. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  3. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  4. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  5. Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya
  6. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  7. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  8. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  9. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  10. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri

TradingView Chart - SMKM