Update: Jumat, 10 Juli 2026

INDO

PT. Royalindo Investa Wijaya Tbk.

Rp 170
+0.59%
Volume
199.471 lot
MA 5
167
MA 20
164
RSI
60.00
High
172
Low
168
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.92%
Support (10d)
153
Resistance (10d)
172
Volume Trend (10d)
-37.1%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
8.28 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.211 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INDO saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.92%. Area support terdekat berada di sekitar Rp153, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp172.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 170 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 196 - 213 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 162 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham

Ketika investor menganalisis laporan keuangan, perhatian sering tertuju pada laba bersih, pendapatan, atau rasio-rasio populer seperti PER dan ROE. Namun ada satu indikator yang sering diabaikan, padahal menjadi detak jantung kesehatan keuangan sebuah perusahaan: Modal Kerja dan perubahannya dari waktu ke waktu. Modal kerja (working capital) adalah selisih antara aset lancar dan liabilitas lancar. Ia menggambarkan berapa banyak "cairan" yang tersedia untuk menjalankan operasi sehari-hari. Sementara itu, perubahan modal kerja (changes in working capital) menunjukkan apakah perusahaan semakin likuid atau justru semakin tercekik dari tahun ke tahun. Artikel ini akan membahas secara mendalam rasio-rasio yang berkaitan dengan perubahan modal kerja, bagaimana menginterpretasikannya, serta mengapa hal ini sangat menentukan kualitas laba dan kelangsungan bisnis sebuah emiten. Apa Itu Modal Kerja dan Mengapa Perubahannya Penting? Modal kerja...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  2. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  3. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  4. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  5. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  6. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  7. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  8. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  9. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  10. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri

TradingView Chart - INDO