Update: Jumat, 10 Juli 2026

ERAL

PT. Sinar Eka Selaras Tbk.

Rp 284
+0.71%
Volume
3.951 lot
MA 5
282
MA 20
277
RSI
57.58
High
284
Low
280
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.71%
Support (10d)
256
Resistance (10d)
288
Volume Trend (10d)
-53.7%
Score
70
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-2.74 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -373 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ERAL saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp256, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp288.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 290 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 312 - 327 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 264 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?

Pernahkah Anda menjual saham, lalu melihat uang hasil penjualan belum langsung masuk ke rekening dana nasabah (RDN)? Atau sebaliknya, setelah membeli saham, Anda belum bisa langsung menjualnya kembali? Mengapa ada jeda waktu antara transaksi dan penyelesaiannya? Jawabannya terletak pada waktu settlement, atau di Indonesia dikenal dengan istilah T+2. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang T+2 settlement: apa itu, mengapa ada jeda, bagaimana mekanismenya, dan apa implikasinya bagi investor. Apa Itu Settlement Saham? Settlement adalah proses penyelesaian transaksi saham di mana terjadi perpindahan efek (saham) dari penjual ke pembeli dan perpindahan dana dari pembeli ke penjual. Dengan kata lain, settlement adalah tahap akhir dari sebuah transaksi jual-beli saham yang memastikan bahwa kedua belah pihak (pembeli dan penjual) mendapatkan hak mereka masing-masing. Proses settlement melibatkan tiga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  2. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  3. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  4. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  7. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  8. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  9. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  10. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

TradingView Chart - ERAL