Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ESTI

PT. Ever Shine Tex Tbk.

Rp 165
+5.77%
Volume
163.070 lot
MA 5
162
MA 20
160
RSI
47.00
High
174
Low
156
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.16%
Support (10d)
156
Resistance (10d)
197
Volume Trend (10d)
-60.4%
Score
65
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
29.92 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.713 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ESTI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp156, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp197.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 168 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 182 - 190 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 153 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal

"Lebih baik beli saham perusahaan yang saya kenal." "Saya hanya beli saham produknya saya pakai sehari-hari." "Perusahaan besar dan terkenal pasti aman." Kalimat-kalimat di atas sering kita dengar dari investor pemula maupun yang sudah berpengalaman. Di satu sisi, masuk akal: membeli saham perusahaan yang kita kenal terasa lebih nyaman karena kita merasa "memahami" bisnisnya. Namun di sisi lain, kebiasaan ini adalah bentuk familiarity bias—kecenderungan untuk berinvestasi pada aset yang sudah dikenal, akrab, atau dekat dengan keseharian kita, sambil mengabaikan peluang yang lebih baik dari perusahaan yang kurang dikenal. Dan seperti banyak bias lainnya dalam investasi, familiarity bias sering kali membuat kita melewatkan peluang besar dan meningkatkan risiko secara tidak sadar. Apa Itu Familiarity Bias? Familiarity bias adalah preferensi investor untuk memilih aset investasi yang sudah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  2. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  3. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  4. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  5. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  6. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  7. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  8. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  9. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  10. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR

TradingView Chart - ESTI